INFOACEHUTARA.com — Kelompok 28 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kegiatan reboisasi atau penghijauan kembali di Gampong Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (26/1/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya pemulihan lingkungan pascabencana banjir besar yang melanda kawasan tersebut pada akhir tahun lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan desa setelah bencana banjir pada 26 November 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan tumbangnya sejumlah pohon besar dan berkurangnya vegetasi penyangga lahan, yang meningkatkan kerentanan wilayah terhadap erosi.
Penghijauan dilakukan dengan tujuan utama, yaitu menstabilkan struktur tanah untuk mencegah pergeseran lahan, meningkatkan daya serap air guna mengurangi debit limpasan permukaan, serta meminimalisasi risiko banjir susulan di masa mendatang.
Penanaman difokuskan di area sekitar Meunasah Gampong Geulumpang Sulu Timur, yang merupakan pusat kegiatan masyarakat dan berada tepat di tengah kawasan pemukiman warga.
Dalam aksi ini, mahasiswa memilih pohon palem sebagai jenis tanaman utama. Pemilihan ini didasarkan pada karakteristik biologis pohon palem yang dinilai sangat cocok untuk lingkungan pemukiman padat.
“Pohon palem memiliki sistem perakaran serabut yang rapat, sehingga efektif dalam mengikat tanah dan mengurangi erosi permukaan, terutama di area sekitar saluran air dan pekarangan warga,” ujar M. Taufiq, Ketua Kelompok 28.
Selain fungsi ekologis, batang palem yang lurus dan ramping menjadikannya aman untuk ditanam di dekat bangunan tanpa risiko merusak struktur fondasi atau mengganggu kabel jaringan listrik di sekitar pemukiman.
Melalui inisiatif ini, Mahasiswa KKN Unimal berharap penanaman pohon tersebut dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan menjaga kestabilan tanah secara berkelanjutan. Aksi ini juga diharapkan menjadi pemantik bagi warga setempat untuk terus menjaga kelestarian vegetasi sebagai langkah preventif dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi di masa depan. []





















