INFOACEHUTARA.com — Suasana ceria menyelimuti Meunasah Tuha Gampong Paloh Awe, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Rabu (28/1/2026). Puluhan anak-anak tingkat TK hingga SD tampak antusias mengikuti kegiatan trauma healing dan sosialisasi kesehatan yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe berkolaborasi dengan mahasiswa KKN-PPM Kelompok 14 Universitas Malikussaleh (Unimal).
Kegiatan ini dirancang khusus untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak pasca bencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Program ini mengusung dua agenda utama, yakni Psychological and Social Support (PSS) dan promosi kesehatan (Promkes). Dalam sesi PSS, anak-anak diajak melepas trauma melalui ekspresi gerak kreatif, musik, dan fun game. Gelak tawa pecah saat peserta yang gagal menjawab tantangan diberikan hukuman ringan yang menghibur, menciptakan keakraban antar anak dari berbagai jenjang usia.
Amirul Mukminin, relawan PMI Kota Lhokseumawe, menjelaskan bahwa selain fokus pada penanganan trauma, edukasi kebersihan juga menjadi prioritas.
“Kami memberikan promosi kesehatan mengenai cara mencuci tangan yang baik dan benar melalui metode lagu agar mudah diingat oleh anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok 14, Raiman D. Simorangkir, menyatakan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan PMI. Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak nyata dan kesan positif bagi warga lokal. Senada dengan itu, penanggung jawab kegiatan, Tengku Humaira, menekankan pentingnya intervensi psikis bagi anak-anak terdampak bencana.
“Kami melihat banyak anak yang merasa trauma setelah banjir. Kami sangat berterima kasih kepada PMI Lhokseumawe atas kerja samanya dalam membantu adik-adik di Paloh Awe kembali ceria,” kata Humaira.
Kegiatan yang juga dihadiri oleh ibu-ibu Tim PKK Gampong Paloh Awe ini ditutup dengan pembagian paket hadiah berupa sabun cuci tangan (sebagai pendukung materi Promkes), alat tulis, makanan ringan (snack).
Sesi foto bersama antara tim relawan, mahasiswa, dan anak-anak menjadi penutup rangkaian acara tersebut. Melalui kolaborasi ini, diharapkan anak-anak Gampong Paloh Awe tidak hanya pulih secara mental, tetapi juga lebih peduli terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. []





















