INFOACEHUTARA.com — Ikatan Masyarakat dan Pelajar Matangkuli (IMPELMA) Banda Aceh secara resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pelantikan pengurus periode 2025–2027 tersebut berlangsung khidmat di Aula MAN 1 Banda Aceh (MAN Model) pada Sabtu (31/1/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Matangkuli, Sekretaris Jenderal Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU), dewan pembina, tokoh masyarakat, serta puluhan pelajar asal Matangkuli yang berdomisili di Banda Aceh.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Camat Matangkuli, Rizki Rasmana Hanafiah, S.IP., M.Si, dengan didampingi oleh Sekretaris Jenderal IPAU. Berdasarkan hasil pelantikan tersebut, berikut adalah daftar pengurus inti IMPELMA Banda Aceh untuk dua tahun ke depan:
- Ketua Umum: Andi Miswar, S.Sos
- Wakil Ketua: Muhammad Rezami, S.E
- Sekretaris Umum: Zulkhairi Fauzan
- Wakil Sekretaris: Muhammad Lutfi Nurhakim
- Bendahara Umum: Putri Nazwa Aulia
- Wakil Bendahara: Ghaza Al-Hafisz, S.T.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pataka organisasi serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru.
Ketua yang baru dilantik, Andi Miswar, dalam sambutan perdananya menegaskan visi inklusivitas organisasi. “Kami akan terus memperkuat program sosial dan pendidikan, serta menjadikan IMPELMA rumah bagi seluruh pelajar Matangkuli di Banda Aceh dan di perantauan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Rifki Ismail, S.Ag., M.Pd, mantan Ketua IMPELMA yang kini menjabat sebagai Ketua IPAU. Ia berpesan agar estafet kepemimpinan ini tetap menjaga muruah persatuan.
“Pengurus baru harus menjaga semangat persatuan dan pengabdian, serta terus menjalin sinergi dengan IPAU demi kemajuan generasi muda Matangkuli,” pesannya.
Senada dengan hal tersebut, Camat Matangkuli Rizki Rasmana Hanafiah berharap organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah. “Saya berharap pengurus baru IMPELMA aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pendidikan daerah,” harapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi sebagai simbolis dimulainya masa bakti kepengurusan IMPELMA Banda Aceh periode 2025–2027. []























