INFOACEHUTARA.com — Gelak tawa dan keceriaan kembali mewarnai wajah siswa-siswi SD Negeri 13 Muara Batu, Desa Kambam, Kabupaten Aceh Utara. Setelah sempat terdampak bencana banjir, sebanyak 66 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan trauma healing penuh keseruan yang dipandu oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXXVIII Kelompok 10 Universitas Malikussaleh (Unimal).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni Rabu hingga Kamis (28–29 Januari 2026) ini, bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak melalui pendekatan bermain sambil belajar.
Para mahasiswa mengemas pemulihan psikologis ini dalam bentuk aktivitas yang interaktif. Suasana sekolah mendadak riuh saat para siswa diajak melakukan senam bersama, mengikuti permainan numerasi, hingga sesi ice breaking yang memancing gelak tawa.
Selain bermain, mahasiswa juga menyisipkan materi edukasi penting seperti tata cara cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah yang benar, kampanye stop bullying (pencegahan perundungan).
Seluruh rangkaian acara tersebut dirancang untuk menghilangkan rasa takut dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa di lingkungan sekolah setelah mengalami musibah banjir.
Koordinator Acara KKN Kelompok 10, Amelia Nurfara, menjelaskan bahwa fokus utama mereka adalah mengembalikan fokus anak-anak yang sempat terganggu akibat bencana.
“Kegiatan ini bertujuan membantu memulihkan kondisi psikososial anak-anak. Dari laporan yang kami terima, banyak anak kehilangan semangat belajar, sulit fokus, dan masih menyimpan trauma akibat bencana. Karena itu, kami memilih pendekatan belajar sambil bermain agar proses pemulihan berjalan lebih menyenangkan,” ujar Amelia.
Dampak positif dari kehadiran para mahasiswa ini dirasakan langsung oleh tenaga pendidik. Annisa Iqramina, salah satu guru di SDN 13 Muara Batu, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa Unimal.
“Kalau saya pribadi, kegiatan adik-adik KKN ini sudah sangat bagus. Kami berterima kasih karena adik-adik mau hadir, bermain, dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami. Kegiatan ini sedikit demi sedikit membantu menyembuhkan trauma anak-anak pascabanjir,” tutur Annisa.
Antusiasme paling besar datang dari para siswa itu sendiri. Muzaya Amna, siswa kelas 4, mengungkapkan kegembiraannya bisa berinteraksi dengan para mahasiswa.
“Kami senang kakak-kakak datang ke sekolah kami, main game terus dapat hadiah,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unimal Kelompok 10 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan sosial di Desa Kambam, sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung kesehatan mental serta pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana. []




















