INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 67 Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) menggelar aksi edukasi unik di TK Swasta Cut Nyak Dhien, Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (2/2/2026). Pemanfaatan limbah plastik melalui teknik kolase menjadi daya tarik utama dalam menanamkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada anak usia dini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini mengusung konsep “belajar sambil bermain”. Untuk menarik minat para siswa, mahasiswa KPM tidak hanya memberikan penyuluhan lisan, tetapi mengajak anak-anak mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan mewarnai gambar menggunakan teknik kolase.
Material yang digunakan berupa potongan sampah plastik berwarna yang telah dikumpulkan dan dibersihkan sebelumnya oleh para mahasiswa. Di bawah bimbingan guru dan mahasiswa, para murid tampak antusias menyusun potongan plastik hingga membentuk karya seni yang utuh.
“Kegiatan ini dirancang untuk menyatukan edukasi kesehatan, pengembangan motorik halus, dan kepedulian lingkungan sejak dini,” ujar Teuku Riyan Noerza, Ketua Kelompok 67.
Momentum kolase yang membuat tangan anak-anak bersentuhan dengan lem dan material plastik dimanfaatkan sebagai titik masuk edukasi inti. Setelah proses kreatif selesai, mahasiswa KPM langsung mengajak seluruh murid mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar.
Praktik langsung ini bertujuan agar anak-anak memahami secara konkret bahwa mencuci tangan adalah langkah sederhana namun efektif dalam mencegah kuman dan bakteri setelah beraktivitas.
Kepala TK Cut Nyak Dhien menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, penggunaan bahan daur ulang dalam proses belajar memberikan nilai tambah bagi kepekaan anak terhadap lingkungan.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan sejak dini, sekaligus melatih kreativitas dan kepekaan mereka terhadap warna melalui pemanfaatan bahan daur ulang,” ungkap Kepsek.
Melalui rangkaian kegiatan yang berkelanjutan ini, KPM Mandiri Kelompok 67 UIN SUNA berhasil menghadirkan metode pembelajaran yang ceria, bermakna, dan berdampak nyata bagi kesehatan serta kreativitas generasi muda di Desa Tambon Tunong. []






















