INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 28 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengambil langkah proaktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Mereka menggelar kegiatan psikoedukasi anti-bullying (perundungan) bagi siswa SD Negeri 6 Dewantara, Gampong Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, pada Rabu (3/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran bahaya perundungan sejak dini serta membangun karakter siswa yang berempati dan saling menghargai.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung interaktif. Mahasiswa KKN memulai kegiatan dengan ice breaking untuk mencairkan suasana. Selanjutnya, materi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan, dampak negatif, serta cara mencegah dan menghadapinya disampaikan dengan metode yang menarik bagi anak-anak.
Untuk memastikan pesan moral tersampaikan dengan efektif, materi dikemas kreatif melalui diskusi ringan dan nyanyian lagu bertema anti-bullying. Selain itu, mahasiswa KKN menekankan pentingnya penerapan tiga kata ajaib, yaitu “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”, sebagai landasan komunikasi yang santun di lingkungan sekolah.
Antusiasme siswa terlihat tinggi selama sesi tanya jawab berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa memberikan reward kepada siswa yang berani mengemukakan pendapat atau menjawab pertanyaan, sehingga suasana belajar menjadi aktif dan menyenangkan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN Kelompok 28 Unimal menyerahkan sertifikat kepada Kepala SDN 6 Dewantara. Penyerahan ini simbol sinergi dan komitmen bersama antara pihak universitas dan sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berkarakter.
Melalui program ini, diharapkan dapat terbentuk kesadaran kolektif mengenai bahaya bullying, sekaligus kontribusi nyata dalam membentuk generasi masa depan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. []





















