INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 10 Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan aksi gotong royong membersihkan Kantor Camat Muara Batu, Aceh Utara, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam mendukung pemulihan fasilitas pelayanan publik pasca-bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Aksi bersih-bersih difokuskan pada area yang terdampak paling parah, yakni ruang gudang penyimpanan dan aula kantor. Para mahasiswa bersama jajaran staf kecamatan bahu-membahu membersihkan sisa material lumpur, menata kembali perlengkapan kantor, serta memastikan ruangan kembali laik digunakan untuk melayani masyarakat.
Ketua Kelompok 10 KKN-PPM Unimal, Virza Aidin Riski, menyatakan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dan pemerintah setempat.
“Kami ingin berkontribusi langsung dalam pemulihan fasilitas umum. Mengingat kantor camat adalah pusat pelayanan masyarakat, pembersihan segera sangat penting agar aktivitas pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal,” ujar Virza.
Langkah sigap para mahasiswa ini mendapat apresiasi positif dari pihak otoritas kecamatan. Salah satu pegawai Kantor Camat Muara Batu menyampaikan bahwa bantuan tenaga dari mahasiswa sangat mempercepat proses pembersihan fisik bangunan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian mahasiswa KKN Unimal. Kehadiran mereka sangat membantu, terutama dalam menangani area gudang dan aula yang sempat terendam banjir cukup parah,” ungkapnya.
Selain memulihkan kebersihan lingkungan kantor, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan solidaritas antara mahasiswa dan aparatur pemerintah, mempercepat pemulihan sarana dan prasarana umum pasca-bencana, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Melalui aksi nyata ini, kelompok mahasiswa KKN-PPM XXXVIII Unimal berharap hubungan sinergis antara akademisi, pemerintah kecamatan, dan masyarakat setempat semakin erat, khususnya dalam upaya mitigasi dan pemulihan kondisi pasca-bencana di wilayah Aceh Utara. []




















