INFOACEHUTARA.com — Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Utara membidik keterlibatan Generasi Z dan Generasi Alfa dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Langkah strategis tersebut diwujudkan dengan membuka stan pelayanan, edukasi, serta sosialisasi digitalisasi ZISWAF pada Peringatan Milad Ke-800 Samudera Pasai.
Langkah ini menjadi momentum penting bagi lembaga untuk membangun kesadaran berzakat sejak dini di kalangan generasi muda. Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara, Samsul Bahri, S.E., menegaskan bahwa keberadaan pameran ini sangat vital untuk menjangkau kelompok remaja.
“Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana sosialisasi ZISWAF kepada masyarakat, terutama para remaja dari kalangan Generasi Z dan Generasi Alfa. Harapannya, kesadaran mereka terhadap pentingnya zakat, infak, sedekah, dan wakaf terus meningkat dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan zakat,” ungkap Samsul Bahri di lokasi pameran, Selasa (8/9/2026).
Selain mengincar generasi muda, Baitul Mal Aceh Utara memanfaatkan momentum bersejarah ini untuk memperkenalkan berbagai inovasi layanan, termasuk pengembangan digitalisasi zakat serta kampanye wakaf. Petugas di stan menyediakan layanan konsultasi langsung, penghitungan zakat, serta informasi mengenai pengelolaan harta agama lainnya demi mendekatkan pelayanan kepada publik.
Guna memperkuat kepercayaan masyarakat dan para muzaki, lembaga ini juga memajang transparansi penyaluran dana umat. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai data, infografis, serta dokumentasi program bantuan sosial dan keagamaan yang telah diterima oleh para mustahik.
Di samping menyajikan informasi keagamaan dan layanan digital, stan Baitul Mal Aceh Utara turut memamerkan ragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. Produk-produk tersebut merupakan hasil karya kelompok usaha yang menerima dukungan modal pemberdayaan dari Baitul Mal Aceh dan Baitul Mal Aceh Utara guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Keikutsertaan aktif dalam pameran ini menegaskan komitmen penuh Baitul Mal Aceh Utara untuk terus meningkatkan akuntabilitas, keterbukaan informasi publik, serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatan dana zakat, infak, wakaf, dan harta agama lainnya,” tambah Samsul Bahri.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun kedekatan antara lembaga pengelola ZISWAF dan masyarakat luas.
“Melalui kegiatan seperti ini, Baitul Mal dapat lebih dekat dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan para muzakki, sekaligus memperkuat akuntabilitas lembaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Utara,” pungkasnya. []




















