INFOACEHUTARA.com — Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) menginisiasi pembuatan lahan percontohan atau demonstration plot (demplot) padi sawah di Desa Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) melalui skema BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).
Sebagai langkah awal, tim mahasiswa melakukan tinjauan lahan pada Selasa (3/2/2026) untuk memetakan kondisi tanah dan merencanakan penerapan metode budidaya inovatif. Program ini bertujuan untuk memberikan perbandingan konkret antara teknik budidaya modern hasil riset mahasiswa dengan metode konvensional yang selama ini diterapkan oleh petani setempat.
Lahan seluas 2 rante (sekitar 800-810 m2) yang digunakan untuk proyek percontohan ini merupakan milik Cut Azidah, tokoh masyarakat sekaligus istri dari mantan Geuchik Desa Pulo Iboih. Ia menyatakan dukungan penuhnya terhadap program mahasiswa ini karena melihat potensi perubahan positif bagi ekonomi warga.
“Saya sangat mendukung kegiatan mahasiswa HIMAGRI ini. Harapannya, hasil dari demplot ini bisa menjadi contoh bagi petani di desa agar lebih termotivasi dan mampu meningkatkan hasil panen mereka,” ujar Cut Azidah saat ditemui di lokasi lahan.
Penerapan demplot ini tidak hanya sekadar penanaman, namun juga menjadi media edukasi langsung di lapangan. Mahasiswa fokus pada efisiensi input pertanian dan manajemen budidaya yang lebih terencana untuk mengoptimalkan output produksi.
Rizki, perwakilan mahasiswa HIMAGRI, menjelaskan bahwa keberadaan mereka di Desa Pulo Iboih adalah untuk membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi lapangan dapat menghasilkan perubahan signifikan.
“Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa bisa berkontribusi langsung kepada masyarakat. Demplot ini diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk mencoba metode yang lebih baik sehingga hasil panen dapat meningkat secara signifikan,” ungkap Rizki.
Melalui Program Mahasiswa Berdampak, HIMAGRI Unimal berkomitmen untuk terus mendampingi petani hingga masa panen tiba. Langkah ini diharapkan menjadi pemicu penguatan sektor pertanian di wilayah pedesaan dan menjadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di desa-desa sekitar Kabupaten Aceh Utara. []






















