INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 06 Universitas Malikussaleh (Unimal) menyelenggarakan program edukasi kesehatan mental bagi anak usia dini melalui metode terapi warna. Kegiatan yang mengusung konsep self healing ini dilaksanakan di Raudhatul Athfal (RA) Al Kautsar, Desa Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, pada Rabu (27/1/2026).
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengelola emosi sekaligus membangkitkan semangat belajar melalui aktivitas yang menyenangkan.
Rangkaian acara dimulai pada pagi hari dengan sesi senam bersama yang dipandu oleh mahasiswa KKN. Sebanyak kurang lebih 70 peserta didik tampak antusias mengikuti gerakan senam sederhana di bawah sinar matahari pagi. Aktivitas fisik ini bertujuan untuk membangun suasana riang dan menyiapkan fokus anak-anak sebelum memasuki sesi inti.
Memasuki agenda utama, mahasiswa memperkenalkan aktivitas mewarnai sebagai bagian dari terapi warna. Dinda Amelia, anggota Kelompok 06 KKN Unimal dari Program Studi Ilmu Komunikasi, menjelaskan bahwa mewarnai dipilih karena merupakan media yang paling dekat dan mudah dipahami oleh dunia anak-anak.
“Lewat goresan warna, anak-anak belajar mengekspresikan perasaan sekaligus melatih konsentrasi. Kami ingin menunjukkan bahwa aktivitas sederhana seperti mewarnai dapat menjadi sarana self healing untuk meredakan kepenatan dan menyalurkan emosi secara positif,” ujar Dinda.
Dalam sesi tersebut, para murid terlihat lincah memadukan aneka krayon di atas kertas gambar. Tawa renyah sesekali terdengar saat mereka saling menunjukkan hasil karya kepada teman sebaya dan para mahasiswa pendamping.
Kepala RA Al Kautsar memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa Unimal. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai tambah, terutama dalam memulihkan aspek psikologis anak-anak di lingkungan sekolah tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Program dari mahasiswa KKN ini sangat membantu menumbuhkan kembali rasa semangat anak-anak, terutama sebagai bentuk dukungan psikososial pascabencana,” ungkapnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta mendapatkan hadiah partisipasi sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka. Mahasiswa KKN Kelompok 06 juga menyerahkan bantuan berupa alat mewarnai kepada pihak sekolah untuk memastikan keberlanjutan program kreativitas di RA Al Kautsar. []





















