INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan langkah krusial dalam mempersiapkan sektor pertanian lokal. Tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak hasil kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), mereka melaksanakan pengukuran pH tanah di lahan demonstrasi plot (demplot) padi sawah Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Sabtu (7/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan teknis pra-tanam guna memastikan media tanam memiliki tingkat keasaman yang ideal untuk pertumbuhan vegetatif maupun generatif tanaman padi.
Berdasarkan hasil pengujian langsung di lapangan menggunakan alat pH meter, tanah pada lahan demplot tersebut menunjukkan angka 6. Angka ini mengonfirmasi bahwa tanah berada dalam kategori normal dan sangat layak untuk budidaya padi sawah.
Secara agronomis, tanaman padi sawah memerlukan rentang pH antara 5,5 hingga 7,0 untuk tumbuh secara maksimal. Pada skala tersebut, ketersediaan unsur hara makro dan mikro berada dalam kondisi yang mudah diserap oleh perakaran tanaman. Selain faktor keasaman, lahan di Pulo Iboih juga dinilai memenuhi kriteria fisik, yakni memiliki tekstur berlumpur yang mampu menahan air secara efektif.
Mantan Geuchik Gampong Pulo Iboih, Abdullah, yang turut mendampingi proses pengecekan, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, pendekatan ilmiah seperti ini memberikan kepastian bagi para petani.
“Dengan hasil pH tanah di angka 6, lahan demplot ini dinyatakan siap tanam. Kegiatan ini membantu petani agar lebih yakin dan terukur dalam memulai musim tanam,” ujar Abdullah.
Di sisi lain, perwakilan mahasiswa HIMAGRI Unimal, Rama, menegaskan bahwa pengecekan pH adalah fondasi dari pertanian berbasis ilmu pengetahuan.
“Kami ingin memastikan seluruh aspek teknis terpenuhi. Harapannya, demplot ini dapat menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar dalam upaya meningkatkan produktivitas hasil tani secara berkelanjutan,” pungkas Rama.
Melalui program ini, HIMAGRI Unimal berharap dapat menciptakan sinergi antara transfer pengetahuan akademik dan kearifan lokal, guna mendorong efektivitas pertanian di Gampong Pulo Iboih. []





















