INFOACEHUTARA.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara bersama PT Pos Indonesia mematangkan mekanisme penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 52.000 jiwa. Koordinasi intensif ini berfokus pada kelancaran teknis pencairan serentak yang ditargetkan terealisasi dalam minggu ini melalui kantor pos di setiap wilayah.
Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara terus menggelar koordinasi teknis dengan jajaran PT Pos Indonesia guna memastikan kesiapan logistik dan mekanisme distribusi di lapangan. Upaya ini menjadi prioritas pemerintah daerah agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran serta tidak memicu penumpukan massa di lokasi pencairan.
Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal seluruh rangkaian proses distribusi tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa kepastian waktu penyaluran ini sejalan dengan arahan Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. (Ayahwa).
“Benar, Jadup untuk sebanyak 52 ribu jiwa akan segera cair. Insya Allah dalam minggu ini seluruh 52 ribu jiwa tersebut akan dicairkan secara serentak melalui Kantor Pos masing-masing,” ujar Muntasir dalam keterangan kepada media, Rabu (19/8/2026).
Muntasir menambahkan, kerja sama lintas instansi ini berfokus pada pembenahan tata cara penyaluran di lapangan agar terhindar dari kendala teknis.
“Untuk proses penyalurannya, saat ini Dinas Sosial Aceh Utara terus melakukan koordinasi dengan pihak PT Pos, sehingga mekanisme yang disiapkan nantinya dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Selain mematangkan persiapan teknis minggu ini, Pemkab Aceh Utara juga memberikan kepastian bagi warga yang belum terdaftar pada gelombang penyaluran pertama. Pemerintah daerah menjamin ketersediaan tahapan berikutnya bagi masyarakat yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
“Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PT Pos untuk menyusun mekanisme dan mempercepat penyalurannya. Kita berharap bantuan ini segera diterima oleh masyarakat yang berhak, sesuai dengan harapan yang disampaikan oleh Ayahwa,” katanya. []






















