INFOACEHUTARA.com — Kelompok 5 Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) XXXIX Universitas Malikussaleh (Unimal) mengolah drum besi bekas menjadi fasilitas pengelolaan sampah di Desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara.
Mahasiswa menempatkan tempat sampah tersebut di area masjid desa setempat pada Selasa (25/8/2026), bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Inisiatif ini lahir setelah mahasiswa mendapati warga setempat belum memiliki fasilitas pembuangan sampah yang memadai. Warga dan aparatur desa membenarkan kondisi tersebut, bahkan sebagian masyarakat masih membuang sampah ke sungai.
Melihat ketersediaan barang bekas di lingkungan sekitar, mahasiswa memanfaatkan drum minyak atau oli bekas yang masih layak pakai. Pemanfaatan material ini menjadi solusi yang terjangkau sekaligus mengusung semangat daur ulang.
Selama dua hari, yakni 23–24 Agustus 2026, anggota kelompok mengerjakan fasilitas tersebut secara mandiri. Mereka membersihkan drum, memotong bagian tertentu, serta membuat lubang udara. Untuk memperkokoh posisi tempat sampah, mahasiswa memasang kaki berbahan besi dan melapisi drum dengan cat.
Tak lupa, mahasiswa mempercantik tampilan luar drum dengan melukis logo Universitas Malikussaleh, identitas KKN-PPM XXXIX Kelompok 5, serta nama Desa Meunasah Rayeuk.
Setelah rampung, mahasiswa sengaja memilih area masjid sebagai lokasi penempatan karena menjadi pusat kegiatan masyarakat. Kehadiran tempat sampah ini langsung dirasakan manfaatnya oleh warga yang hadir dalam peringatan Maulid Nabi.
Ketua KKN-PPM XXXIX Kelompok 5, Febryo Sanjaya, mengungkapkan rasa bersyukurnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi warga desa.
“Kami senang bisa berkontribusi dan berharap apa yang kami lakukan selama KKN benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya Desa Meunasah Rayeuk, tetapi juga masyarakat dari desa sekitar,” ujar Febryo.
Aksi tanggap lingkungan ini mendulang apresiasi dari pemerintah desa setempat. Geuchik Desa Meunasah Rayeuk, Zulkifli, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian para mahasiswa.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah berinisiatif dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga apa yang dibuat dapat bermanfaat dan adik-adik semua sukses ke depannya,” ujar Geuchik Zulkifli.
Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN Unimal berharap masyarakat Meunasah Rayeuk terus merawat fasilitas tersebut. Langkah kecil ini diharapkan mampu memicu kebiasaan hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan desa secara berkelanjutan. []





















