INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 15 Universitas Malikussaleh (Unimal) memfasilitasi penerapan transaksi pembayaran nontunai menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gampong Blang Dalam Baroh, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (27/8/2026).
Langkah digitalisasi ini menjadi strategi utama mahasiswa untuk membantu pelaku usaha lokal menarik lebih banyak pelanggan.
Selain memfasilitasi pembuatan dan pemasangan kode QRIS, para mahasiswa memasang spanduk identitas usaha di beberapa tempat, seperti Qianapromotion, Warung Sayur Kak Sar, dan Leni Kios. Upaya tersebut bertujuan mempertegas identitas fisik toko sekaligus membuka akses pembayaran berbasis teknologi bagi warga sekitar maupun pembeli dari luar daerah.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa mendampingi pemilik UMKM secara langsung. Mereka membantu menentukan lokasi pemasangan spanduk yang strategis serta memberikan panduan teknis penggunaan QRIS sebagai saluran pembayaran alternatif.
Para pemilik usaha merespons positif pendampingan digitalisasi tersebut. Pemilik Qianapromotion menyampaikan bahwa pemasangan spanduk membantu membuat usahanya lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Sementara itu, pemilik Warung Sayur Kak Sar mengapresiasi ketersediaan fasilitas QRIS karena memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis bagi pelanggan, terutama konsumen yang tidak membawa uang tunai.
Imbauan dan rasa optimistis senada disampaikan pemilik Leni Kios, yang menilai bahwa penggunaan QRIS mempermudah proses transaksi sekaligus menjadi langkah adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Ketua Kelompok KKN 15 Unimal, Ramadhani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan mahasiswa terhadap pelaku UMKM di Gampong Blang Dalam Baroh.
“Pemasangan spanduk dan QRIS diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha, tetapi juga dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi,” kata Ramadhani.
Melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini, mahasiswa Unimal berharap pelaku UMKM di Gampong Blang Dalam Baroh mampu beradaptasi dengan cepat di dalam ekosistem digital. Kemudahan transaksi nontunai diharapkan menjadi daya tarik baru bagi pelanggan yang menginginkan proses berbelanja yang lebih praktis dan efisien. []




















