INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 9 Universitas Malikussaleh (Unimal) membagikan tips pencegahan penyakit skabies kepada siswa SMPS IT Meurah Alhasani di Gampong Teungoh, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (28/8/2026).
Langkah edukatif tersebut berfokus pada upaya meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.
Mahasiswa KKN Unimal menghadirkan Novika Syahfitri sebagai pemateri utama untuk memaparkan pengertian, penyebab, gejala, cara penularan, hingga strategi pencegahan penyakit kulit tersebut.
Novika Syahfitri menegaskan bahwa pemahaman mengenai scabies (kudis atau gudik) sangat krusial bagi kelompok usia sekolah. Pemahaman yang baik akan mendorong siswa mengenali gejala awal sekaligus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini mengingat skabies sangat mudah menular melalui kontak langsung maupun pemakaian barang pribadi secara bersama-sama.
“Scabies dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri, tidak berbagi barang pribadi, serta segera melakukan penanganan apabila muncul gejala,” ujar Novika.
Kepala SMPS IT Meurah Alhasani, Dedi, menyambut positif inisiatif dan kepedulian mahasiswa KKN-PPM Kelompok 9 Unimal. Pihak sekolah menilai materi yang disampaikan memberikan wawasan praktis yang berguna bagi perlindungan kesehatan siswa di lingkungan belajar.
“Kami sangat mendukung kegiatan edukasi seperti ini karena dapat menambah wawasan siswa dan mengingatkan mereka untuk selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekolah,” kata Kepsek.
Selama penyampaian materi, para mahasiswa memandu sesi edukasi secara interaktif guna memicu partisipasi aktif peserta. Para siswa memanfaatkan ruang diskusi tersebut untuk mengajukan pertanyaan serta mengevaluasi kebiasaan sehari-hari yang berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit kulit.
Melalui program sosialisasi ini, mahasiswa KKN-PPM Kelompok 9 Unimal berharap seluruh siswa SMPS IT Meurah Alhasani dapat konsisten menerapkan pola hidup bersih. Kesadaran mandiri tersebut menjadi kunci utama dalam memutus rantai penyebaran skabies maupun gangguan kesehatan kulit lainnya di lingkungan sekolah dan masyarakat. []





















