INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 21 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan konsep angka kepada anak-anak TK Raziatun Nufus di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Rabu (21/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui metode belajar sambil bermain.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa mengusung dua jenis permainan edukatif utama, yakni menghitung stik angka dan menyusun menara dari gelas plastik berangka. Metode ini dirancang khusus untuk mempermudah anak-anak memahami simbol matematika dasar tanpa merasa bosan.
Anggota KKN Kelompok 21 Unimal, Wilda Fadira, menjelaskan bahwa pendekatan visual dan motorik sangat efektif untuk menarik minat belajar anak-anak.
“Kami menggunakan dua permainan, yaitu menghitung stik angka dan menyusun menara dari gelas plastik yang sudah diberi angka. Melalui permainan ini, anak-anak bisa belajar mengenal dan mengurutkan angka sambil bermain,” ujar Wilda.
Pada sesi pertama, para mahasiswa mengajak anak-anak menghitung stik sesuai dengan nomor yang tertera. Melalui alur ini, anak-anak dapat menghubungkan simbol angka dengan jumlah benda secara nyata. Selanjutnya, mahasiswa mengarahkan mereka untuk menyusun gelas plastik menjadi menara berdasarkan urutan angka yang benar secara interaktif.
Pendekatan kreatif tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Guru TK Raziatun Nufus, Husna, menilai bahwa metode pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa di kelas.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena anak-anak bisa belajar mengenal angka sambil bermain. Kami berharap kegiatan ini dapat membuat mereka semakin semangat untuk belajar,” kata Husna.
Dukungan serupa disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Amru Usman, S.E., Ak., M.Sc. Ia mengapresiasi fokus pengabdian mahasiswa pada sektor pendidikan anak usia dini di Desa Meunasah Krueng.
Melalui program pengabdian ini, Kelompok 21 KKN Unimal berharap anak-anak TK Raziatun Nufus dapat menguasai kemampuan dasar mengenal, menghitung, dan mengurutkan angka secara lebih mudah, sekaligus menumbuhkan minat belajar mereka sejak dini. []























