Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh Utara

BPCB Aceh-Sumut Latih Juru Pelihara Cagar Budaya Di Aceh Utara

Redaksi by Redaksi
9 Juni 2022
Reading Time: 2 mins read
A A
0
BPCB Aceh-Sumut Latih Juru Pelihara Cagar Budaya Di Aceh Utara

Juru Pelihara Mengikuti Praktikum Bersama BPCB Aceh-Sumut

Share on FacebookShare on Twitter

Lhoksukon | Info Aceh Utara – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh-Sumut melaksanakan pelatihan dan pembinaan terhadap Juru Pelihara (Jupel) dari Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya. Pelatihan yang digelar selama dua hari, 7-8 Juni 2022 bertempat di Hotel Diana, Lhokseumawe.

Konten Terkait

LIMA Gelar Saweu Sikula di MAN 4 Aceh Utara, Dorong Siswa Lanjut ke Perguruan Tinggi

Mahasiswa KKN Unimal Gelar Edukasi Pencegahan Bullying dan Pelecehan Seksual di MIN Ulee Reuleung

Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Bersihkan Dayah Terdampak Banjir di Muara Batu

Acara tersebut diikuti oleh 55 orang peserta yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Bireuen.

Pelatihan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan untuk provinsi Aceh. Sebelumnya telah dilakukan pelatihan di beberapa tempat di Provinsi Sumatera Utara, salah satunya di Kabupaten Tapanuli Utara.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara diwakili sekretaris dinas Rajali S.Ag M.Pd. Rajali mengucapkan rasa terimakasih kepada BPCB yang telah memilih Aceh Utara sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

“Kami mewakili pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara menyambut baik dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap cagar budaya,” harapnya.

Kepala BPCB Aceh-Sumut Drs. Nurmatias yang diwakili Dra. Hj. Dahlia MA mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan agar juru pelihara mengerti tata cara pemeliharaan cagar budaya.

“Kegiatan ini merupakan program dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Aceh. Tujuan pelatihan ini agar Jupel mengetahui tata cara pemeliharaan cagar budaya untuk menghindari kerusakan dan kehilangan informasi sejarah yang dimiliki serta untuk kebersihan agar situs cagar budaya tidak terlihat kumuh dan kotor,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Materi perawatan cagar budaya dan batu nisan yang disampaikan oleh Masnauli Butar Butar dari BPCB Aceh-Sumut.

Usai mendapatkan pembekalan materi, peserta mengikuti praktik pelestarian cagar budaya di situs makam Batee Balee yang merupakan situs komplek makam Kesultanan Samudra Pasai periode ke-3 dimana didalamnya terdapat 11 makam Sultan.

“Pembersihan batu nisan menggunakan air serai dan sikat kain yang bertekstur lembut, untuk membersihkan lumut digunakan lidi diikat. Untuk membersihkan batu nisan tidak boleh menggunakan bahan kimia karena rawan akan merusak zat-zat dalam batu dalam waktu yang lama,” papar Masnauli.

Praktik pelestarian cagar budaya dilanjutkan di situs Rumah Pahlawan Nasional Cut Mutia di Gampong Mesjid Pirak Kecamatan Matangkuli. Di situs tersebut dilakukan praktik pemeliharaan kayu dengan menggunakan cairan air tembakau, cengkeh dan pelepah daun pisang kering dengan cara disemprotkan maupun dioles menggunakan kuas pada kayu. Tujuannya agar kayu awet dan terhindar dari rayap dan serangga pemakan kayu lainnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Sukarna Putra yang merupakan kurator Museum Islam Samudra Pasai kepada acehinfo.id menyampaikan harapannya agar kegiatan pelatihan sejenis dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan program ini, bisa menambah ilmu pengetahuan tentang teknis pemeliharaan artefak di lapangan (di tempatnya). Harapannya ke depan semoga ada program pelatihan pemeliharaan (konservasi) artefak-artefak di museum juga,” harapnya.

Sementara itu, Ir Nurliana NA, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas PK Aceh Utara yang membawahi pengelolaan Museum Islam Samudra Pasai mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya menjalankan kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam rangka melestarikan Cagar Budaya.

“Kita sudah melakukan upaya penyelamatan cagar budaya sejak tahun 2011 dan saat ini sudah ada data 107 objek cagar budaya, yang terdaftar di register nasional baru 5 objek sesuai dengan jumlah rekomendasi TACB (Tenaga Ahli Cagar Budaya). Kemudian kita lakukan tindakan perlindungan cagar budaya dan kemudian mendaftarkan objek tersebut ke pusat. Saat ini ada sekitar 39 juru pelihara dibawah koordinasi Bidang Kebudayaan. Upaya lainnya yang kita lakukan adalah edukasi kepada masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke museum, mengenalkan sejarah kepada masyarakat luas,” ungkapnya.

Penulis : Safrizal
Editor : Rahmadi
Tags: Cagar Budaya Aceh Utara

KontenTerkait

Organisasi Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) saat menggelar kegiatan Saweu Sikula di MAN 4 Aceh Utara
Aceh Utara

LIMA Gelar Saweu Sikula di MAN 4 Aceh Utara, Dorong Siswa Lanjut ke Perguruan Tinggi

21 Januari 2026
Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Kelompok 38 saat memberikan edukasi pencegahan bullying dan pelecehan seksual kepada para siswa di MIN Ulee Reuleung, Aceh Utara
Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Gelar Edukasi Pencegahan Bullying dan Pelecehan Seksual di MIN Ulee Reuleung

21 Januari 2026
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 09 melakukan aksi sosial pembersihan lingkungan pascabanjir di Dayah Budi Atthalibin
Aceh Utara

Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Bersihkan Dayah Terdampak Banjir di Muara Batu

21 Januari 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 10 Universitas Malikussaleh bersama warga Gampong Kambam, Muara Batu, Aceh Utara, bergotong royong membersihkan fasilitas publik yang terdampak banjir
Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal dan Warga Kambam Gotong Royong Bersihkan Fasilitas Gampong Pascabanjir

20 Januari 2026
Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah bersama KKN Universitas Malikussaleh mengawali program pengabdian di Desa Tambon Tunong, Aceh Utara
Aceh Utara

Kolaborasi Mahasiswa UIN SUNA–UNIMAL: Langkah Awal Pemulihan Pendidikan di Dewantara

20 Januari 2026
IMPELMA Banda Aceh & Yayasan Andaru Selaras hadirkan dukungan psikologis bagi warga Matangkuli pascabanjir lewat latihan TRE dan kegiatan psikososial
Aceh Utara

IMPELMA dan Yayasan Andaru Selaras Gelar Trauma Healing, Pulihkan Psikologis Korban Banjir Aceh Utara

19 Januari 2026
Next Post
Kejari Aceh Utara Laksanakan Hukuman Cambuk Terhadap Terpidana Pelecehan Seksual

Kejari Aceh Utara Laksanakan Hukuman Cambuk Terhadap Terpidana Pelecehan Seksual

Gelar Donor Darah, PT PGE Kumpulkan 117 Kantong Darah

Gelar Donor Darah, PT PGE Kumpulkan 117 Kantong Darah

Konten Rekomendasi

Mahasiswa KKN Kelompok 10 Universitas Malikussaleh bersama warga Gampong Kambam, Muara Batu, Aceh Utara, bergotong royong membersihkan fasilitas publik yang terdampak banjir

Mahasiswa KKN Unimal dan Warga Kambam Gotong Royong Bersihkan Fasilitas Gampong Pascabanjir

20 Januari 2026
Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Kelompok 09 melakukan aksi sosial pembersihan lingkungan pascabanjir di Dayah Budi Atthalibin

Mahasiswa KKN-PPM Universitas Malikussaleh Bersihkan Dayah Terdampak Banjir di Muara Batu

21 Januari 2026
Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Kelompok 38 saat memberikan edukasi pencegahan bullying dan pelecehan seksual kepada para siswa di MIN Ulee Reuleung, Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Gelar Edukasi Pencegahan Bullying dan Pelecehan Seksual di MIN Ulee Reuleung

21 Januari 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah bersama KKN Universitas Malikussaleh mengawali program pengabdian di Desa Tambon Tunong, Aceh Utara

    Kolaborasi Mahasiswa UIN SUNA–UNIMAL: Langkah Awal Pemulihan Pendidikan di Dewantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Unimal dan Warga Kambam Gotong Royong Bersihkan Fasilitas Gampong Pascabanjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momentum Isra Mikraj: Pengurus Baru BKM Masjid Besar Murtadha Dilantik dengan Adat Peusijuek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Unimal Peduli Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Aksi Bersih Polindes Meunasah Drang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menembus Dusun Terisolasi, LAZ Nurul Hayat Surabaya Antar Bantuan ke Korban Banjir Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In