INFOACEHUTARA.com — Lima hari pasca resmi dilantik, Geuchik Gampong Keude Lapang, Riza Pahlawi, langsung tancap gas melaksanakan aksi sosial bagi warganya. Dengan mengusung misi mendukung program kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Pemerintah Gampong Keude Lapang menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir, Sabtu (17/1/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari arahan Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), yang sebelumnya telah berulang kali memberikan bantuan serupa ke wilayah tersebut.
“Gampong Keude Lapang merupakan salah satu desa yang terdampak banjir cukup parah pada November 2025 lalu. Oleh karena itu, kami berinisiatif membantu meringankan beban warga. Aksi ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap program sosial yang telah diinisiasi oleh Bapak Bupati Aceh Utara,” ujar Geuchik Riza di sela-sela pembagian bantuan.
Riza Pahlawi, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Desa dan dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang jasa layanan keuangan serta air minum isi ulang, berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan pokok harian warga. Paket yang dibagikan meliputi beras, sarden, mi instan, roti, dan perlengkapan bayi.
Pria yang akrab disapa Rida ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu demi kemajuan desa. “Saya berharap seluruh elemen masyarakat di Gampong Keude Lapang mendukung jalannya pemerintahan desa dan saling bahu-membahu menjaga kekompakan,” tambahnya.
Langkah cepat geuchik baru ini mendapat apresiasi positif dari mantan Geuchik Keude Lapang, Sulaiman. Ia menilai aksi sosial ini sangat tepat sasaran mengingat kondisi ekonomi warga yang belum pulih sepenuhnya pascabencana.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Semoga aksi sosial ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi awal yang baik bagi kepemimpinan Geuchik Riza,” tutur Sulaiman.
Sebagai informasi, Riza Pahlawi resmi menjabat setelah dilantik oleh Camat Lapang, Muzakir SE, pada Selasa (13/1) lalu di aula kantor camat setempat. Ia terpilih setelah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) serentak yang digelar pada tahun 2025. []





















