INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melakukan aksi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di lokasi pengabdian. Mereka berhasil menyulap lahan kosong di pekarangan rumah Geuchik Desa Cot Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menjadi kebun sayur organik yang produktif, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada penanaman berbagai jenis tanaman pangan, di antaranya bayam, kangkung, dan kacang panjang. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KPM yang berorientasi pada pemulihan lingkungan serta pemberdayaan sektor pangan bagi masyarakat setempat.
Salah satu aspek menarik dalam kegiatan ini adalah penggunaan pupuk organik hasil olahan mahasiswa sendiri. Pupuk tersebut dibuat dari campuran arang sekam dan kotoran sapi kering. Penggunaan pupuk organik ini bertujuan agar tanaman tumbuh lebih subur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan tanpa ketergantungan pada bahan kimia.
“Kami berupaya mendukung ketahanan pangan masyarakat, terutama pasca bencana banjir yang sempat berdampak pada sektor pertanian dan ketersediaan sayur-mayur di wilayah ini,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa KPM UIN SUNA.
Upaya kreatif mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari Geuchik Desa Cot Ara, Saifuddin. Ia memberikan dukungan penuh dengan menyediakan lahan pekarangan rumahnya untuk dijadikan area percontohan.
“Tanom laju inan. Eunteuk jeut keu kenangan wate awak droe neuh woe. Bah lon panen enteuk gule nyan (Tanam terus di situ. Nanti dapat menjadi kenangan waktu kalian pulang. Biar saya panen nanti sayurannya),” ungkap Saifuddin dalam bahasa Aceh, saat memantau proses penanaman.
Proses pengolahan lahan telah dimulai sejak Selasa (17/2) dengan tahapan pembersihan lahan, penggemburan tanah, hingga penataan area tanam agar lebih rapi dan mudah dirawat. Meski sempat terkendala cuaca hujan, seluruh bibit berhasil tertanam pada Kamis (19/2) berkat kerja sama tim yang solid.
Melalui program ini, mahasiswa KPM UIN SUNA berharap Desa Cot Ara dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan tidur secara produktif. Selain menjadi solusi pemenuhan kebutuhan pangan harian, kemandirian pangan berbasis rumah tangga ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat desa. []






















