INFOACEHUTARA.com — Lembaga kemanusiaan Halaqah Mukhlisin melaksanakan misi sosial lintas negara dengan menyambangi wilayah terpencil di Kabupaten Aceh Utara. Aksi yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) ini difokuskan pada penyaluran bantuan logistik dan penyediaan akses air bersih bagi warga yang terdampak bencana di Dusun Sarah Raja, Gampong Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan.
Akses menuju Dusun Sarah Raja bukanlah perkara mudah. Tim relawan harus menempuh perjalanan selama hampir satu jam menyusuri arus Sungai Jambo Aye menggunakan perahu motor kecil. Setibanya di dermaga darurat, rombongan masih harus mendaki jalanan perbukitan yang sunyi untuk mencapai pemukiman warga.
Kehadiran tim di penghujung bulan Sya’ban ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadan. Sebagaimana diketahui, wilayah ini sempat dilanda bencana yang mengakibatkan kerusakan lahan pertanian dan hilangnya mata pencaharian warga setempat.
Selain memberikan paket sembako, misi kemanusiaan yang berlangsung pada 16 hingga 22 Februari 2026 ini juga meresmikan fasilitas infrastruktur vital berupa sumur bor. Lokasi Pembangunan di Gampong Padang Meuria, Meunasah Blang, dan Matang Rubek. Tujuan pembangunan untuk mengatasi krisis air bersih yang selama ini menjadi kendala utama warga pasca-bencana.
Tak hanya menyasar kebutuhan pokok, Halaqah Mukhlisin juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan dan keagamaan. Ratusan mukena, buku Iqra’, alat tulis, serta buku bacaan dibagikan kepada anak-anak di pedalaman tersebut untuk membangkitkan semangat belajar mereka.
“Bantuan ini adalah berkah bagi kami, tepat sehari menjelang Ramadan. Di tengah terputusnya mata pencaharian kami pasca-bencana, kehadiran tim ke dusun terpencil ini sangat berarti,” ujar Zulkifli, Kepala Dusun Sarah Raja, dengan nada haru.
Misi ini dijalankan oleh delegasi Halaqah Mukhlisin yang terdiri dari Haji Rafiuddin Bin Rohani, Rohani Binti Mat Ali, Selasiahtonaida Binti Saari, Siti Khadijah Binti Kadir, Ria Handayani Binti Aliman, dan Nor Azita Binti Zainal Abidin.
Dalam pelaksanaannya, mereka didampingi oleh tim dari Center for Information of Sumatra Pasai Heritage (CISAH). Kolaborasi ini mempertegas komitmen silaturahmi dan kepedulian sosial yang melampaui batas negara, memastikan bahwa warga di wilayah tertinggal tetap mendapatkan perhatian yang layak.
Dengan hadirnya bantuan ini, warga Dusun Sarah Raja kini dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan lebih tenang dan penuh rasa syukur, di tengah keterbatasan geografis yang mereka hadapi. []





















