INFOACEHTARA.com — Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) Universitas Malikussaleh (Unimal) terus memantau perkembangan program ketahanan pangan mereka. Memasuki usia dua minggu setelah tanam, tanaman padi pada lahan Demplot (Demontration Plot) di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan signifikan.
Peninjauan lapangan yang dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang didanai oleh Kemendikti Saintek. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Setia Budi, serta Dosen Agribisnis Unimal, Nopri Yanto, guna memastikan teknis budidaya berjalan sesuai standar akademis.
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, tanaman padi yang ditanam menggunakan sistem jajar legowo terlihat tumbuh merata. Kondisi pengairan lahan juga dinilai stabil, sehingga sangat mendukung fase pertumbuhan vegetatif awal.
Dosen Agribisnis Universitas Malikussaleh, Nopri Yanto, memberikan apresiasi terhadap efektivitas jarak tanam yang diterapkan oleh para mahasiswa. Menurutnya, perkembangan tanaman sejauh ini selaras dengan prinsip budidaya yang dianjurkan.
“Pada usia dua minggu, pertumbuhan vegetatif menjadi indikator penting. Dari pengamatan di lapangan, pertumbuhan padi cukup baik dan seragam. Pengelolaan air dan jarak tanam yang diterapkan sudah sesuai dengan prinsip budidaya yang dianjurkan,” jelas Nopri.
Selain aspek teknis pertanian, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan praktik mahasiswa di lapangan. Dr. Setia Budi selaku DPL menekankan bahwa demplot ini berfungsi sebagai sarana belajar yang nyata (laboratorium terbuka).
“Demplot ini tidak hanya menjadi lahan tanam, tetapi juga laboratorium terbuka bagi mahasiswa. Evaluasi seperti ini penting untuk memastikan setiap tahapan budidaya berjalan optimal,” tegas Setia Budi.
Perwakilan mahasiswa HIMAGRI Unimal, Al Fatah, menyatakan bahwa pendampingan langsung dari para dosen memberikan motivasi tambahan sekaligus bimbingan teknis yang krusial bagi keberlanjutan proyek tersebut.
“Kami mendapatkan banyak masukan terkait pengelolaan air, pemupukan lanjutan, dan pemantauan pertumbuhan. Ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi kami,” tutur Al Fatah.
Melalui pemantauan rutin ini, HIMAGRI Unimal berharap demplot padi sawah di Gampong Pulo Iboih dapat terus berkembang hingga masa panen tiba. Keberhasilan program ini diharapkan mampu menjadi contoh konkret penerapan budidaya padi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat diadopsi oleh masyarakat tani di sekitar Aceh Utara. []




















