INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe melakukan aksi nyata dalam mengelola lingkungan. Mereka berhasil menyulap limbah pertanian dan peternakan menjadi pupuk organik arang sekam yang bernilai guna di Desa Cot Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (13-14 Februari 2026) ini, menjadi bagian dari program edukasi pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Fokus utama para mahasiswa adalah memberikan solusi atas melimpahnya limbah yang selama ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.
Aksi ini dimulai pada Jumat (13/2), di mana para mahasiswa mengumpulkan sekam padi dari tempat penggilingan milik warga. Tak berhenti di situ, pada Sabtu (14/2), mereka bergerak mengumpulkan limbah kotoran lembu kering dari peternakan warga sebagai bahan campuran utama.
Setelah semua bahan terkumpul, proses pembakaran sekam dilakukan secara terkontrol untuk menghasilkan arang berkualitas tinggi dengan tetap meminimalkan polusi asap bagi lingkungan sekitar.
Inisiatif ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Desa Cot Ara. Melihat potensi pupuk organik yang dihasilkan, banyak warga yang berharap produksi tersebut dapat dilakukan dalam skala yang lebih besar agar bisa mencukupi kebutuhan pertanian mereka secara mandiri.
“Maunya buat pupuknya lebih banyak lagi, biar cukup untuk saya,” ujar Ketua Kader desa setempat dalam bahasa daerah saat melihat proses pengolahan.
Keinginan serupa diungkapkan oleh warga lainnya yang sudah merencanakan penggunaan pupuk ini untuk masa tanam mendatang. “Nanti waktu puasa buat lagi untuk Nenek, ya. Nenek mau tanam cabai,” ungkap salah seorang warga yang disambut dukungan dari warga lain yang hadir di lokasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM UIN SUNA tidak hanya memberikan contoh praktis mengenai pemanfaatan limbah menjadi produk bermanfaat, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Pengolahan arang sekam ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga Desa Cot Ara untuk melakukan penghijauan desa secara mandiri dengan biaya yang minim, namun memiliki hasil maksimal. []





















