INFOACEHUTARA.com — Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kota Lhokseumawe resmi membentuk dan melantik 14 Pengurus Komisariat PII se-Kota Lhokseumawe. Prosesi pelantikan ini dilaksanakan dalam rangkaian penutupan kegiatan Leadership Basic Training (LBT) yang bertempat di Gedung Juang PII, Lhokseumawe, Kamis (5/3).
Sebanyak 33 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Lhokseumawe diambil sumpahnya untuk mengemban amanah kepemimpinan di tingkat komisariat. Momen ini menandai kebangkitan kembali PII di tingkat akar rumput setelah sempat mengalami masa vakum selama kurang lebih lima tahun.
Ketua Umum PD PII Lhokseumawe, Saiful Bahri, menegaskan bahwa pembentukan 14 komisariat ini merupakan hasil kerja kolektif untuk menghidupkan kembali muruah organisasi di lingkungan pelajar. Ia berharap para pengurus baru dapat menjadikan PII sebagai kawah candradimuka dalam mencetak kader pemimpin masa depan yang berintegritas.
“Kami berharap, dengan dilantiknya pengurus komisariat ini, roda organisasi dapat berjalan aktif dan mampu menjadi wadah pembinaan serta perjuangan pelajar di sekolah masing-masing,” ujar Saiful Bahri dalam sambutannya.
Dukungan Instansi Pendidikan
Keberhasilan penyelenggaraan LBT dan pelantikan massal ini tidak lepas dari kolaborasi strategis dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Lhokseumawe. Pihak PD PII menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan instansi tersebut yang memungkinkan kegiatan berjalan sukses dan lancar.
Pelantikan ini menjadi sejarah baru bagi gerakan pelajar Islam di Lhokseumawe. Dengan terbentuknya struktur di 14 sekolah, PD PII Lhokseumawe optimis dapat memperkuat gerakan pelajar yang progresif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pembinaan karakter generasi muda. []






















