Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh

Direncanakan Sejak 2002, Menhub Tinjau Lanjutan Pembangunan Jalur Kereta Api

Redaksi by Redaksi
2 April 2023
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Direncanakan Sejak 2002, Menhub Tinjau Lanjutan Pembangunan Jalur Kereta Api

For Infoacehutara.com

Share on FacebookShare on Twitter

Lhoksukon | Infoacehutara.com – Sejak direncanakan pembangunan kembali pada tahun 2002 silam, jalur Kereta Api Aceh tak kunjung tuntas dibangun. Kereta Api Aceh atau yang dulu dikenal dengan Atjeh Tram (AT) pertama kali dioperasikan pada tahun 1916 oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia–Belanda.

Konten Terkait

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar MTQ dan Lomba HUT RI di Geulumpang Pirak

Siap-Siap, Pemkab Aceh Utara Cairkan Jadup 52 Ribu Jiwa dalam Minggu Ini

KKN Unimal Kelompok 42 dan 41 Gelar Lomba 17-an di Kuta Makmur

Atjeh Tram yang kemudian berganti nama menjadi Atjeh Staats Spoorwegen (ASS) tersebut mengelola perkeretaaapian di Aceh dengan panjang lintasan 511 kilometer. Operasional angkutan kereta api Aceh kemudian berhenti total pada tahun 1982, dikarenakan tidak mampu bersaing dengan sarana transportasi jalan raya yang sudah semakin baik pada saat itu.

Adalah BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia yang ketiga pernah berjanji membangun kembali jalur Kereta Api Aceh pascastatus Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) dicabut. Namun, hingga kini rel yang bisa dioperasikan baru 11,3 kilometer, yakni sebatas Krueng Mane-Krueng Geukueh, Aceh Utara.

Kereta api yang melayani Stasiun Krueng Mane–Stasiun Krueng Geukueh pertama kali beroperasi pada tanggal 3 November 2016. Kereta Api ini diberi nama Kereta Rel Diesel (KRD) Cut Meutia yang diambil dari nama seorang pahlawan nasional Indonesia wanita asal Aceh Utara.

Saat ini hanya ada tiga Stasiun yang telah beroperasi di Aceh yaitu; Stasiun Krueng Mane, Bungkaih, dan Krueng Geukueh. Sementara itu terdapat dua stasiun yang sudah selesai pembangunannya yaitu; Stasiun Kuta Blang dan Geurugok di Kabupaten Bireuen.

Kelanjutan pembangunan sarana transportasi umum Kereta Api yang menghubungkan Kabupaten Aceh Utara dengan Kabupaten Bireuen itu tampaknya mulai terang.

Angin segar itu diperoleh dari Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia Budi Karya Sumadi yang datang meninjau langsung pada Sabtu, 4 Maret 2023.

ADVERTISEMENT

“Kami tengah upayakan pembangunannya bisa selesai, sehingga bisa beroperasi dengan kecepatan yang bisa terus ditingkatkan. Kalau ini sudah selesai, saya akan mengundang bapak Presiden Jokowi untuk hadir ke sini,” ucap Menhub sebagaimana dikutip dari laman Kemenhub RI.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan angkutan massal kereta api di Provinsi Aceh, untuk memperlancar konektivitas penumpang maupun barang baik antar provinsi, kota, maupun kabupaten.

“Pembangunan infrastruktur kereta api di Aceh harus terus dilanjutkan, karena Aceh ini penuh potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. Hadirnya Kereta Cut Meutia ini menjadi satu bukti nyata perhatian kami dalam mengembangkan layanan angkutan massal di Aceh,” kata Menhub.

Menhub bersama rombongannya tiba di Bandara Malikussaleh pada pukul 14.00 WIB. Sementara Pj Bupati Aceh Utara yang diwakili Sekda bersama unsur Muspida yang lebih dulu menunggu di Bandara kemudian mendampingi Menhub Budi untuk menuju stasiun kereta api Bungkaih.

“Setelah Kita sambut di Bandara Malikussaleh kemudian menuju Stasiun KA Bungkaih. Selanjutnya Bapak Menhub naik kereta api dari Stasiun Bungkaih menuju ke Kuta Blang Bireuen,” kata Sekda.

Dikatakan Sekda, Menhub Budi sebenarnya hendak meninjau sarana transportasi lainnya namun dikarenakan waktu yang sudah tidak memungkinkan lagi, sehingga melanjutkan perjalanan pulang ke Bandara Malikussaleh untuk take off menuju Jakarta.

“Bapak Menteri meninjau jalur kereta api Lhokseumawe-Bireuen karena segmennya ini kan Lhokseumawe-Bireuen tetapi melintas di Aceh Utara. Pembangunan saat ini sudah sampai di Kuta Blang, jadi Bapak Menteri meninjau sejauh mana sudah pembangunannya,” ujar Sekda.

Sekda Murtala dalam hal ini juga berharap agar pembangunan jalur kereta api Lhokseumawe-Bireuen tersebut dapat dipercepat, sehingga memudahkan masyarakat dalam urusan transportasi antar kabupaten.

Kemudian, Sekda juga berharap agar masyarakat mendukung kesuksesan pembangunan jalur kereta api ini.

“Ya kita berharap masyarakat mendukung. Namun di kita (Aceh Utara) ini sudah tidak ada lagi persoalan dengan lahan. Pembangunan lanjutan mungkin antara Kuta Blang ke Bireuen. Kita tadi hanya mendampingi karena Bapak Menteri melintasi Bungkaih,” pungkas Sekda.

Dikutip dari laman Dinas Perhubungan Aceh, diketahui rencana pada lintasan kereta api antara Stasiun Kuta Blang–Krueng Mane akan segera dioperasikan dalam waktu dekat. Jarak antara Stasiun Kuta Blang dengan Krueng Mane adalah sejauh 10,1 kilometer, sehingga apabila lintasan ini dioperasikan, total keseluruhan panjang jalan rel yang beroperasi akan menjadi 21,45 kilometer.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Utara juga telah merencanakan pembangunan kembali lintasan ke arah Paloh–Lhokseumawe dengan jarak 8 kilometer.

Total ada 8 stasiun yang akan dibangun untuk melayani perjalanan rutin masyarakat (komuter) menggunakan kereta api dari Lhokseumawe–Bireuen maupun sebaliknya (sepanjang 44,35 Km).

Saat ini, 5 stasiun kereta api telah selesai dibangun, yaitu di Krueng Geukueh, Bungkaih, Krueng Mane, Geurugok, dan Kuta Blang. 1 stasiun sedang dalam pembangunan, yaitu Stasiun Paloh. Sedangkan 2 stasiun lainnya masih dalam tahap perencanaan, yaitu Matang Glumpang Dua dan Bireuen.

Pembangunan jalur kereta api Aceh, yang merupakan bagian dari Trans Sumatera Railway akan menghubungkan Medan dengan Banda Aceh ini diharapkan dapat selesai sesuai target.

Editor : Amrizal Bayu
Tags: atjeh tramkereta api acehmenhub ri aceh utaraTrans Sumatera Railway

KontenTerkait

Kebahagiaan anak-anak Desa Geulumpang Pirak saat menerima hadiah lomba MTQ dan HUT ke-81 RI dari mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara
Aceh Utara

KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar MTQ dan Lomba HUT RI di Geulumpang Pirak

20 Agustus 2026
Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Tgk. Muntasir.
Aceh Utara

Siap-Siap, Pemkab Aceh Utara Cairkan Jadup 52 Ribu Jiwa dalam Minggu Ini

20 Agustus 2026
Momen pembagian hadiah rangkaian perlombaan HUT ke-81 RI yang digelar Mahasiswa KKN Unimal Angkatan XXXIX Kelompok 41 dan 42 di Desa Mulieng Meucat, Kuta Makmur, Aceh Utara
Aceh Utara

KKN Unimal Kelompok 42 dan 41 Gelar Lomba 17-an di Kuta Makmur

19 Agustus 2026
Keceriaan anak-anak Desa Panton Rayeuk II saat mengikuti perlombaan HUT ke-81 RI yang diadakan oleh Mahasiswa KKN Kelompok 38 Unimal
Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Hadirkan Keceriaan HUT RI untuk Anak-Anak Panton Rayeuk II

18 Agustus 2026
Keceriaan warga Desa Meunye Cut Bahagia, Aceh Utara, saat mengikuti lomba HUT ke-81 RI yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN-PPM Kelompok 32 Unimal
Aceh Utara

Mahasiswa KKN UNIMAL Sukses Hidupkan Semangat Kemerdekaan di Desa Meunye Cut Bahagia

18 Agustus 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 33 Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar berbagai perlombaan seru di Keude Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Minggu (17/8/2026). Kegiatan ini sukses memantik keceriaan warga dalam merayakan HUT ke-81 RI
Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal Gelar 6 Lomba Seru Peringati HUT RI di Keude Blang Ara

18 Agustus 2026
Next Post
PT Pupuk Iskandar Muda Salurkan Bantuan untuk Belasan Desa di Lingkungan Perusahaan

PT Pupuk Iskandar Muda Salurkan Bantuan untuk Belasan Desa di Lingkungan Perusahaan

Ketum PP PRIMA DMI Dampingi Pj Bupati Aceh Utara Safari Ramadan di Tanah Pasir

Ketum PP PRIMA DMI Dampingi Pj Bupati Aceh Utara Safari Ramadan di Tanah Pasir

Konten Rekomendasi

Keceriaan warga Desa Meunye Cut Bahagia, Aceh Utara, saat mengikuti lomba HUT ke-81 RI yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN-PPM Kelompok 32 Unimal

Mahasiswa KKN UNIMAL Sukses Hidupkan Semangat Kemerdekaan di Desa Meunye Cut Bahagia

18 Agustus 2026
Kader Posyandu Kamboja didampingi mahasiswa KKN Kelompok 13 Unimal melayani pemeriksaan kesehatan warga Gampong Barat, Kecamatan Nisam, Aceh Utara

Mahasiswa KKN Unimal dan Posyandu Kamboja Meriahkan HUT RI Lewat Layanan Kesehatan

20 Agustus 2026
Kelompok 22 KKN-PPM Unimal saat mengolah lahan kosong di area Meunasah Gampong Blang Crok, Aceh Utara, Senin (11/8/2026). Kebun percontohan ini dihadirkan untuk mendorong kemandirian pangan warga gampong

Dorong Ketapang Gampong, Mahasiswa KKN Unimal Pelopori Kebun Sayur Percontohan di Blang Crok

15 Agustus 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Anak-anak Gampong Meuria antusias mengikuti perlombaan peringatan HUT ke-81 RI yang diselenggarakan Kelompok 52 KKN Universitas Malikussaleh di Meunasah Gampong Meuria, Kuta Makmur, Aceh Utara

    Mahasiswa KKN Unimal Gelar 5 Lomba Seru Meriahkan HUT RI di Gampong Meuria

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dayah Bustanul Arifin Simpang Dama Gelar MQK OSBAN Ke-6, Diikuti 115 Santri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Unimal Dampingi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Posyandu Meunasah Krueng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Unimal Digitalisasi UMKM Blang Dalam Tunong Lewat Pendataan dan QRIS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Eks Kombatan GAM Wilayah Pase Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In