INFOACEHUTARA.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 59 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan cara asyik belajar membaca lewat permainan susun huruf. Kegiatan edukatif ini berlangsung di SD Negeri 2 Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, selama dua hari, Rabu dan Kamis (19–20/8/2026).
Program bernama “Media Belajar” tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan literasi serta memperkaya kosakata para siswa kelas 1 dan 2. Mahasiswa merancang permainan interaktif ini agar anak-anak dapat menyerap materi pembelajaran secara efektif tanpa merasa bosan.
Selama kegiatan, para siswa memainkan dadu dan kartu kata untuk menentukan tantangan membaca secara acak. Selanjutnya, setiap peserta berpacu menyusun huruf hingga membentuk kata yang tepat, baik secara mandiri maupun berkelompok.
Selain melatih daya ingat dan keberanian, permainan interaktif ini membina sikap sportivitas serta kerja sama antarsiswa. Para mahasiswa pendamping turut memberikan apresiasi berupa hadiah bagi kelompok terbaik untuk memicu motivasi belajar anak-anak.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa KKN Kelompok 59 menyerahkan seluruh fasilitas media belajar tersebut kepada pihak sekolah. Guru dapat memanfaatkan kembali alat peraga tersebut untuk mendukung proses belajar-mengajar harian di kelas.
Wali Kelas 2 SD Negeri 2 Kuta Makmur, Nurul Aflah, S.Pd., mengapresiasi inovasi pembelajaran interaktif yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN Unimal tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN yang telah membawa cara belajar berbeda untuk anak-anak kami. Media belajar seperti ini sangat membantu, apalagi untuk siswa kelas awal yang memang lebih mudah menyerap pelajaran lewat permainan. Semoga media belajar yang ditinggalkan ini bisa terus kami gunakan,” ujar Nurul.
Sementara itu, Ketua KKN Unimal Kelompok 59, Faiz Deva Aditya Saragih, bersyukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini.
“Alhamdulillah, kegiatan Media Belajar ini berjalan lancar selama dua hari. Kami melihat sendiri antusiasme adik-adik siswa begitu tinggi; mereka sangat semangat dari awal sampai akhir permainan. Semoga apa yang kami hadirkan ini bisa memberi manfaat, tidak hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga untuk proses belajar mereka ke depannya,” kata Faiz. []






















