INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Universitas Malikussaleh (Unimal) kelompok Desa Matang Kumbang secara resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian di SD Negeri 5 Baktiya, Aceh Utara, Senin (9/2). Kegiatan penutupan ini diisi dengan berbagai program mulai dari pembersihan fasilitas sekolah, senam bersama, sosialisasi anti-bullying (perundungan), hingga program trauma healing.
Selama sepekan terakhir, para mahasiswa fokus melakukan pembersihan menyeluruh di area sekolah yang terdampak banjir. Aksi ini mencakup pembersihan ruang kelas hingga perawatan alat penunjang belajar, seperti perangkat listrik dan alat optik, guna memastikan proses belajar mengajar kembali berjalan optimal.
Pada hari terakhir kegiatan, suasana sekolah tampak meriah dengan sesi senam bersama yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa. Agenda kemudian dilanjutkan dengan program pemulihan psikologis yang disesuaikan menurut jenjang kelas.
Untuk siswa kelas 1 dan 2, mahasiswa menyelenggarakan sesi trauma healing melalui aktivitas mewarnai. Rizky Efbinsyah Situmorang, selaku pendamping program tersebut, menjelaskan bahwa metode ini dipilih sebagai media ekspresi anak-anak.
“Melalui aktivitas sederhana seperti mewarnai, beban psikologis anak-anak pascabanjir diharapkan dapat berkurang. Hal ini bertujuan agar mereka kembali bersemangat untuk belajar meskipun dalam kondisi fasilitas yang masih terbatas,” ujar Rizky.
Di sisi lain, siswa kelas 3 hingga kelas 6 mendapatkan sosialisasi khusus mengenai pencegahan bullying. Ulan Satika, pemateri sosialisasi, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan harmonis.
“Kami memberikan pendekatan yang sesuai usia agar siswa lebih peka dalam mengenali perilaku perundungan. Harapannya, mereka mampu menciptakan atmosfer sekolah yang nyaman bagi satu sama lain,” ungkap Ulan.
Rangkaian kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kehadiran mahasiswa KKN Relawan Unimal dianggap telah memberikan kontribusi nyata, tidak hanya dalam pembenihan fisik sekolah, tetapi juga dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para siswa. []






















