INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Tematik Kebencanaan Kelompok 03 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melakukan aksi nyata pemulihan lingkungan di Desa Cot Ara, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Aksi penghijauan ini dilakukan dengan menanam pohon mahoni dan aneka bunga di lingkungan meunasah setempat pada Minggu (15/2/2026).
Poin utama dalam aksi ini adalah penggunaan pupuk organik hasil inovasi mahasiswa KPM sendiri. Pupuk tersebut merupakan campuran arang sekam dan kotoran sapi kering yang telah diolah secara mandiri pada 13 hingga 14 Februari lalu. Pemanfaatan pupuk organik ini bertujuan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal di lahan yang sempat terdampak banjir.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kerusakan vegetasi pasca-banjir yang melanda desa tersebut, di mana banyak tanaman warga rusak dan pepohonan tumbang. Dengan penanaman pohon mahoni, diharapkan area meunasah kembali menjadi teduh dan asri.
Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 09.00–11.30 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 17.00–18.30 WIB. Tak hanya mahasiswa, aksi ini juga memicu partisipasi aktif warga. Ibu-ibu desa turut membantu proses penanaman, sementara anak-anak setempat berinisiatif membersihkan sampah di area sekitar.
Geuchik (Kepala Desa) Cot Ara, Saifuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa KPM UIN SUNA. Sebagai bentuk dukungan nyata, Saifuddin beserta istri turut menyumbangkan tiga jenis tanaman bunga untuk mempercantik lingkungan meunasah.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan desa pasca-banjir. Kami berharap penghijauan ini tidak hanya menjadi program sementara, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Saifuddin.
Selain fungsi ekologis untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan asri, aksi ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Keterlibatan anak-anak dalam membersihkan lingkungan di sela-sela penanaman menjadi langkah awal untuk menanamkan rasa cinta alam sejak usia dini.
Melalui integrasi antara pemanfaatan teknologi tepat guna (pupuk organik) dan gotong royong, mahasiswa KPM UIN SUNA berharap Desa Cot Ara dapat segera pulih dan memiliki ketahanan lingkungan yang lebih baik di masa depan. []






















