INFOACEHUTARA.com — Kelompok 07 Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe berkolaborasi dengan warga Gampong Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, menggelar aksi gotong royong di meunasah pada Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ini berlangsung untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat integrasi sosial antara akademisi dan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut berfokus pada pembersihan area dalam dan halaman meunasah, pembenahan tempat wudu, serta pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul di sekitar pekarangan meunasah.
Keuchik Gampong Baroh Kuta Batee, T. Azwir Thalsyah, S.Kom., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KPM 07 UIN Sultanah Nahrasiyah memberikan energi positif dan dorongan semangat baru bagi warga.
Menurutnya, aksi pembersihan meunasah ini tidak hanya memperindah sarana ibadah warga menjelang peringatan 17 Agustus, tetapi juga merekatkan tali silaturahmi. Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dan menjadi fondasi pembangunan kemandirian Gampong Baroh Kuta Batee ke depan.
Perwakilan mahasiswa KPM Kelompok 07, Ahmad Syauqi, menjelaskan bahwa mahasiswa merancang kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi aktif dalam merawat tradisi kebersamaan masyarakat pedesaan. Gotong royong di meunasah ini menjadi bagian dari komitmen mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu dan pengabdian secara langsung di pusat kegiatan sosial-keagamaan warga.
Melalui momen penyambutan Hari Kemerdekaan ini, mahasiswa ingin membangun sinergi yang harmonis dengan warga sekaligus menumbuhkan kembali jiwa patriotisme dan kepedulian lingkungan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Nurul Fadilah, S.Pd., M.Hum., menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam program pengabdian masyarakat guna menciptakan dampak keberlanjutan. Ia menuturkan bahwa aktivitas gotong royong di meunasah ini merupakan bentuk manifestasi dari teori interaksi sosial yang responsif.
“Mahasiswa tidak hadir sebagai objek asing, melainkan melebur menjadi bagian dari solusi dan dinamika sosial masyarakat. Harapannya, keterlibatan ini mampu mengasah kecerdasan sosial mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Baroh Kuta Batee,” katanya.
Masyarakat setempat menyambut positif aksi kebersihan tempat ibadah ini. Muhammad Nurfadhil, salah satu warga Gampong Baroh Kuta Batee, menyampaikan rasa senang atas antusiasme mahasiswa yang mau turun langsung berbaur dengan warga membersihkan meunasah. Lingkungan meunasah menjadi lebih bersih, asri, dan semarak menyambut 17 Agustus.
“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus melestarikan budaya gotong royong,” harapnya.
Panitia menutup kegiatan pada pukul 12.00 WIB dengan ramah tamah dan makan siang bersama warga di kompleks meunasah. Kebersamaan ini membuktikan secara nyata bahwa masyarakat dan mahasiswa dapat menghidupkan semangat kemerdekaan melalui aksi gotong royong dan kolaborasi antarelemen. []




















