Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh

Peusijuek: Tradisi Kecil, Makna Besar dalam Pusaran Modernitas Aceh

Oleh: Rozatul Jannah*

Redaksi by Redaksi
6 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Serambi Mekkah

Rozatul Jannah, mahasiswi S1 Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Serambi Mekkah. đź“·: Dok. Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

Di zaman sekarang, semua serba cepat, serba digital, dan serba instan. Banyak dari kita—terutama generasi muda—mulai menjauh dari hal-hal yang dianggap “kuno”, termasuk tradisi adat. Tetapi coba kita lihat lebih dekat, ada satu tradisi di Aceh yang kelihatannya kecil, tetapi punya makna luar biasa besar: peusijuek.

Konten Terkait

Bink Vho Mengalunkan Syahdu Kesenian Endatu Merayakan 800 Tahun Samudera Pasai

Mubes XI Digelar September 2026, Ini Persyaratan Calon Ketua Umum IPAU Banda Aceh

Mahasiswa KPM UIN SUNA Lestarikan Tradisi Rangkai Ranup di Cot Iboih Bireuen

Peusijuek itu bukan sekadar dipercik air bunga dan ditaburi beras. Bagi masyarakat Aceh, ini adalah bentuk doa, restu, dan harapan baik dari keluarga dan lingkungan sekitar. Biasanya dilakukan pas nikah, naik jabatan, pindah rumah, bahkan sebelum berangkat haji. Intinya, peusijuek hadir di momen-momen penting dalam hidup seseorang.

Yang bikin istimewa, tradisi ini bukan cuma simbolis. Rasanya beda saat kita diberi peusijuek oleh orang tua, tetangga, atau tokoh adat. Ada rasa didukung, diberkahi, dan enggak sendiri dalam menjalani hidup. Di situlah kekuatan peusijuek: memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan dalam masyarakat Aceh.

Tetapi, makin ke sini, peusijuek mulai dianggap remeh. Banyak yang bilang “ah, itu cuma formalitas” atau “enggak penting-penting amat”. Padahal kalau dipikir-pikir, tradisi ini adalah bagian dari identitas kita sebagai orang Aceh. Peusijuek itu bukan soal ketinggalan zaman—justru ini salah satu warisan budaya yang menunjukkan nilai-nilai luhur: rasa syukur, pentingnya doa, dan dukungan sosial.

Kita kadang terlalu sibuk ingin terlihat modern sampai lupa bahwa jadi modern bukan berarti harus melepaskan akar budaya. Justru, budaya kayak peusijuek bisa jadi pembeda yang bikin Aceh punya ciri khas tersendiri. Apalagi, tradisi ini bisa dikemas dengan cara yang lebih simpel, tetapi tetap bermakna.

Nggak harus pakai acara besar-besaran. Cukup kumpul keluarga, percikan air, doa bersama—itu udah cukup buat jadi momen yang menguatkan. Yang penting bukan seremoni mewahnya, tetapi niat dan nilai di baliknya.

Jadi, ayo kita jaga dan lestarikan peusijuek. Biar generasi setelah kita enggak cuma tahu tradisi ini dari buku sejarah atau foto-foto lama. Karena di balik percikan air bunga itu, ada makna mendalam yang layak terus hidup di tengah masyarakat Aceh—sekarang dan nanti. []

ADVERTISEMENT

*Penulis merupakan mahasiswi S1 Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Serambi Mekkah

Penulis : Rozatul Jannah
Editor : Redaksi
Tags: AcehBudayaPeusijuekProdi KPITradisiUniversitas Serambi Mekkah

KontenTerkait

Penampilan grup musik Bink Vho membawakan ragam nyanyian tradisional Aceh sukses menghibur masyarakat dalam festival tujuh hari tujuh malam, Piasan Pase 2026
Budaya

Bink Vho Mengalunkan Syahdu Kesenian Endatu Merayakan 800 Tahun Samudera Pasai

12 September 2026
Pengurus Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh dan pimpinan Orkal kecamatan saat menghadiri forum konsolidasi Mubes XI di Gunongan Kupi Hall, Banda Aceh
Aceh

Mubes XI Digelar September 2026, Ini Persyaratan Calon Ketua Umum IPAU Banda Aceh

29 Agustus 2026
Mahasiswa KPM UIN SUNA Lhokseumawe terlibat langsung dalam prosesi merangkai ranup (Ba Peuha Ranup) di Desa Cot Iboih, Kecamatan Jeumpa, Bireuen
Aceh

Mahasiswa KPM UIN SUNA Lestarikan Tradisi Rangkai Ranup di Cot Iboih Bireuen

1 Agustus 2026
Acara penutupan event Aceh Perkusi 2025 di Kompleks Monumen Islam Samudera Pasai, Kecamatan Samudera, Aceh Utara
Aceh Utara

Plh Sekda Tutup Gelaran Aceh Perkusi 2025, Dorong Pemuda Lestarikan Budaya

25 Agustus 2025
Panggung utama Festival Aceh Perkusi 2025 di Monumen Islam Samudra Pasai
Aceh Utara

Dentuman 80 Rapa’i Pasee Bakal Semarakkan Pembukaan Festival Aceh Perkusi 2025

21 Agustus 2025
[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan
Aceh

[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan

7 Juli 2025
Next Post
[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan

[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan

Festival Muharram 1447 Hijriah

Festival Muharram di Dayah Al Hilal Al Aziziyah Nibong Resmi Dibuka

Konten Rekomendasi

Peneliti CISAH saat memberikan penjelasan sejarah kepada mahasiswa internasional dan Unimal di situs peninggalan Kesultanan Sumatra Pasai, Aceh Utara

CISAH Ungkap Kebesaran Sejarah Sumatra Pasai kepada Mahasiswa Internasional

6 Oktober 2026
Perluas layanan ke Lhoksukon, Aceh Utara, Maxim memprioritaskan rekrutmen mitra pengemudi bagi masyarakat sekitar yang mencari peluang penghasilan tambahan

Hadir di Lhoksukon, Maxim Buka Pendaftaran Mitra Pengemudi

5 Oktober 2026
Tim Independen Penjaringan resmi menutup pendaftaran calon anggota PAW Baitul Mal Aceh Utara, pada Selasa (6/10/2026)

12 Pendaftar Perebutkan Tiga Kursi Lowong Komisioner Baitul Mal Aceh Utara

7 Oktober 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Perluas layanan ke Lhoksukon, Aceh Utara, Maxim memprioritaskan rekrutmen mitra pengemudi bagi masyarakat sekitar yang mencari peluang penghasilan tambahan

    Hadir di Lhoksukon, Maxim Buka Pendaftaran Mitra Pengemudi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tunjukkan Bakatmu dan Raih Jutaan Rupiah di CAMFEST PNL 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 12 Pendaftar Perebutkan Tiga Kursi Lowong Komisioner Baitul Mal Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Aceh Utara Buka Seleksi PAW Anggota Baitul Mal, Cek Syaratnya di Sini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CISAH Ungkap Kebesaran Sejarah Sumatra Pasai kepada Mahasiswa Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In