INFOACEHUTARA.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara menggandeng International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan Kedutaan Besar Australia untuk mendistribusikan bantuan shelter toolkit kepada 1.200 penerima manfaat. Penyerahan bantuan secara simbolis dalam program Cash and Voucher Assistance (CVA) ini berlangsung di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (4/8/2026).
Langkah ini menjadi awal dari proses pendistribusian bantuan yang berlangsung selama lima hari, yakni pada 4–8 Agustus 2026. Program kemanusiaan hasil kolaborasi berbagai pihak tersebut bertujuan untuk mendukung proses pemulihan serta meningkatkan ketahanan masyarakat pascabencana di Aceh Utara.
Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh jajaran tokoh dan perwakilan lembaga kemanusiaan. Tampak hadir Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf, S.E., Ketua PMI Aceh Utara H. Tantawi, S.IP., M.A.P., Marsekal Muda TNI (Purn.) Ir. Tri Bowo Santoro, M.M., M.Tr.(Han)., serta Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, S.E., M.M. yang diwakili Asisten II Setdakab M. Nasir, S.Sos., M.Si.
Selain itu, Pengurus Pusat PMI, Delegasi IFRC, dan Staf Kedutaan Besar Australia turut mendampingi jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Aceh Utara menegaskan komitmen pihaknya untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran melalui program CVA. “Program Cash and Voucher Assistance (CVA) merupakan wujud komitmen PMI dalam membantu masyarakat melalui penyaluran bantuan yang tepat sasaran,” ujar Tantawi.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung upaya kemanusiaan di Kabupaten Aceh Utara.
Sementara itu, Ketua PMI Aceh menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin erat dengan para mitra kemanusiaan internasional dan pemerintah daerah.
“Sinergi antara PMI, IFRC, Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia, serta pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat disalurkan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat penerima,” ungkap Murdani Yusuf.
Selanjutnya, Tim CVA PMI Aceh Utara langsung menyalurkan shelter toolkit secara tertib dan transparan berdasarkan data yang telah diverifikasi.
Sebanyak 1.200 penerima manfaat tersebut tersebar di 16 desa, yaitu Desa Lhok Kuyun, Lhok Gajah, Blang Reuling, Lhok Bayu, Babah Buloh, Paya Rabo Timu, Paya Rabo Lhok, Geudumbak, Alue Krak Kaye, Pante Gaki Bale, Meunasah Blang, Krueng Lingka, Matang Rubek, Rumoh Rayeuk, Simpang Tiga, dan Desa Langkahan.
Setelah merampungkan kegiatan di Kecamatan Sawang, Tim CVA PMI Aceh Utara mengalihkan fokus pendistribusian ke Kecamatan Langkahan pada 6–7 Agustus 2026. Melalui program ini, PMI berharap bantuan shelter toolkit tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar hunian dan mendorong pemulihan yang berkelanjutan. []






















