INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 14 Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan sekaligus membuat lubang resapan biopori di Gampong Cot Mee, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (7/8/2026).
Inisiatif di bidang lingkungan dan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan daya resap air tanah sekaligus mendorong masyarakat setempat mengelola sampah organik secara mandiri.
Melalui program kerja tersebut, para mahasiswa terjun langsung membuat lubang biopori di area permukiman warga sembari mengedukasi masyarakat tentang fungsi ekologis biopori. Metode sederhana ini dinilai efektif untuk menjaga kelestarian tanah dan air serta mengurangi potensi genangan di lingkungan sekitar.
Selain mempraktikkan pembuatannya, tim KKN juga menekankan manfaat jangka panjang dari keberadaan lubang resapan ini. Ketua Kelompok KKN 14 Unimal, Al Hapizh Rizqa De Maira, menyampaikan bahwa lubang biopori memiliki peran ganda bagi ekosistem permukiman.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan serta mampu menerapkan pembuatan biopori secara mandiri di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Masyarakat Gampong Cot Mee menyambut baik dan mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan antusias. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa sosialisasi tersebut memberikan wawasan baru terkait upaya menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu cara menjaga tanah dan air. Semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan meskipun nanti mahasiswa KKN sudah pulang,” ujar Kak Nah, salah seorang warga.
Ke depan, para mahasiswa KKN Unimal berharap pembuatan biopori ini tidak berhenti sebagai program kerja sementara. Mereka mendorong warga Gampong Cot Mee untuk terus memanfaatkan dan mengembangkan metode biopori demi mewujudkan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. []






















