INFOACEHUTARA.com — Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) menyiapkan anak-anak di Kabupaten Aceh Utara untuk menjadi generasi yang tangguh dalam menghadapi risiko bencana alam. Organisasi kemanusiaan ini mengawali langkah strategis tersebut dengan menggelar Pertemuan Informal Wali Siswa dan Pemberian Persetujuan Orang Tua di meunasah Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, pada Selasa (23/6/2026).
Sekitar 60 orang tua dan wali siswa menghadiri pertemuan ini dengan antusiasme tinggi untuk mendiskusikan materi kesiapsiagaan bencana, perlindungan anak, serta kesehatan reproduksi. Aparatur Desa Kuala Cangkoi juga memberikan dukungan penuh karena program edukasi ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat yang sempat terdampak parah akibat bencana banjir akhir tahun lalu.
Berkaitan dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif YSAP, Agustia Rahmi, menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat sistem pendukung bagi masyarakat setempat. Ia menyampaikan pidatonya secara langsung di hadapan para wali murid dan perangkat desa yang hadir.
“YSAP hadir untuk menjadi salah satu sistem pendukung bagi orang tua dan pemerintah desa dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak. Kami percaya bahwa upaya membangun ketangguhan anak harus melibatkan keluarga, komunitas, dan berbagai pihak secara bersama-sama,” ujar Agustia Rahmi.
Guna memperluas jangkauan manfaat, program inklusif ini juga merangkul anak-anak dari beberapa desa di sekitarnya, seperti Kuala Keureuto, Matang Baroh, dan Keude Lapang. Di sisi lain, YSAP kini tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan fasilitas fisik Rumah Edukasi Anak Tangguh agar dapat segera beroperasi.
Pihak yayasan menjadwalkan peresmian fasilitas ramah anak tersebut pada akhir Juni 2026 dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, hingga mitra pembangunan. Selanjutnya, anak-anak akan mengikuti program pembelajaran berkala mulai Juli hingga awal September 2026 demi mewujudkan lingkungan yang aman dan berkelanjutan. []




















