INFOACEHUTARA.com — Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 08 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menyukseskan program pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara.
Para relawan mahasiswa tersebut mengawal seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pelatihan, pendataan, sosialisasi, hingga penyaluran bantuan penunjang hunian berupa shelter toolkit kepada 1.200 penerima manfaat pada 4–8 Agustus 2026.
PMI Kabupaten Aceh Utara menyalurkan bantuan berupa shelter toolkit melalui program Cash and Voucher Assistance (CVA). Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperbaiki hunian secara mandiri sekaligus membangun ketahanan dalam menghadapi risiko bencana pada masa mendatang.
Pembukaan distribusi secara simbolis berlangsung di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (4/8/2026).
Sejak awal persiapan, relawan KSR PMI Unit 08 UIN SUNA aktif mengikuti pelatihan untuk memahami prosedur pelayanan dan pelaksanaan program di lapangan. Setelah itu, para relawan turun langsung mengumpulkan data calon penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran.
Mereka juga menggelar sosialisasi untuk menjelaskan mekanisme program dan proses penerimaan bantuan kepada masyarakat sebelum mendampingi proses pendistribusian hingga selesai.
Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara, H. Tantawi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program CVA dan bantuan hunian merupakan bentuk komitmen PMI dalam memberikan bantuan yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Proses pendataan dan verifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria penerima manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, termasuk pemerintah daerah dan para mitra kemanusiaan.
“Keberhasilan program pemulihan masyarakat tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, baik PMI, IFRC, Pemerintah Australia melalui Kedutaan Besar Australia, maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” ungkapnya.
Seremoni pembukaan distribusi bantuan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf, S.E.; Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara, H. Tantawi, S.IP., M.A.P.; serta Marsekal Muda TNI (Purn.) Ir. Tri Bowo Santoro, M.M., M.Tr.
Selain itu, hadir pula perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Pengurus Pusat PMI, delegasi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), perwakilan Kedutaan Besar Australia, serta unsur masyarakat terkait.
Sinergi antara PMI, mitra internasional, pemerintah daerah, dan relawan muda KSR PMI Unit 08 UIN SUNA ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian jangka pendek, tetapi juga mempercepat pemulihan sosial-ekonomi serta membangun masyarakat Aceh Utara yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana. []




















