INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 8 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mengolah limbah pertanian dan sampah organik menjadi pupuk kompos melalui program KOMPAS (KOMPos dAri Sampah) di Gampong Kuala Keureuto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (9/8/2026).
Program KOMPAS dilaksanakan dengan memanfaatkan kotoran lembu dan limbah sekam padi hasil produksi pertanian setempat. Bahan-bahan baku organik yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal tersebut diolah menjadi pupuk kompos guna mendukung aktivitas pertanian dan berkebun masyarakat desa.
Pupuk kompos yang dihasilkan dari program ini nantinya dialokasikan untuk menunjang pertumbuhan tanaman pada program kerja lanjutan KPM Kelompok 8, yaitu KEPAH dan Seuke Lestari.
Rangkaian kegiatan ini memadukan pengolahan limbah organik dengan upaya pelestarian lingkungan hidup dan kegiatan bercocok tanam selama masa pengabdian mahasiswa.
Humas KPM Kelompok 8, Muhammad Hafidz Afdzal, menyampaikan bahwa pelaksanaan program KOMPAS menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengoptimalkan potensi bahan organik di lingkungan masyarakat. Ia mengapresiasi antusiasme warga desa yang berpartisipasi dalam program tersebut.
Hafidz berharap program KOMPAS dapat memberikan manfaat dalam mendukung program kerja lanjutan KPM Kelompok 8, serta menjadi contoh sederhana bagi masyarakat dalam memanfaatkan sampah organik dan limbah pertanian di lingkungan sekitar.
Kegiatan pengolahan limbah organik ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Halimah, salah satu warga Gampong Kuala Keureuto, menilai pengolahan kotoran lembu dan sekam padi menjadi pupuk kompos sebagai langkah yang sangat baik.
Ia berharap kompos yang dihasilkan melalui program KOMPAS dapat dimanfaatkan dengan baik dan mampu membantu menyuburkan tanaman dalam kegiatan berkebun yang dilakukan mahasiswa maupun masyarakat, serta terus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Gampong Kuala Keureuto.
Melalui keberlanjutan program KOMPAS, mahasiswa KPM Kelompok 8 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mendorong pemanfaatan sampah organik dan limbah produksi padi agar terus dikembangkan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan serta mendukung sektor pertanian lokal di Gampong Kuala Keureuto. []





















