INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri 2026 Kelompok 09 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe menggelar sosialisasi literasi digital dan etika bermedia sosial di MIN 9 Aceh Utara, Gampong Meunasah Ude, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan di bidang pendidikan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para siswa mengenai pemanfaatan teknologi digital secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab sejak usia dini. Melalui program ini, mahasiswa membekali peserta didik agar mampu memanfaatkan internet sebagai sarana belajar dan menimba ilmu pengetahuan dengan bijak.
Sejak awal acara, Kepala MIN 9 Aceh Utara beserta dewan guru menyambut kehadiran para mahasiswa KPM Mandiri dengan hangat dan antusias. Mahasiswa kemudian memperkenalkan diri serta memaparkan tujuan program sosialisasi untuk membangun komunikasi yang interaktif dan akrab bersama para peserta didik.
Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dunia pendidikan. Perangkat digital dan internet memberikan kemudahan untuk memperoleh informasi, memperluas wawasan, serta mendukung proses belajar. Namun, mahasiswa juga menekankan pentingnya pemahaman etika dan tanggung jawab agar penggunaan teknologi tidak menimbulkan dampak negatif.
Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan konsep literasi digital kepada para siswa, yaitu kemampuan menggunakan teknologi secara cerdas, aman, kritis, dan bertanggung jawab. Mereka mengajak para siswa memanfaatkan internet untuk mencari informasi bermanfaat dan mengembangkan kreativitas.
Di samping itu, mahasiswa mengingatkan siswa agar selalu menjaga sopan santun saat berkomunikasi di media sosial, menghargai orang lain, menghindari penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menjauhi tindakan perundungan siber (cyberbullying) dan ujaran kebencian di ruang digital.
Tidak hanya itu, mahasiswa memberikan edukasi khusus mengenai perlindungan privasi di internet. Mereka mengimbau siswa untuk tidak membagikan data pribadi kepada orang yang tidak dikenal, tetap berhati-hati saat mengakses media sosial, dan selalu meminta pendampingan orang tua maupun guru ketika berselancar di dunia digital.
Penggunaan bahasa yang sederhana serta contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari membuat materi ini mudah dipahami oleh para siswa. Di sepanjang kegiatan, para siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berbagi pengalaman, serta mengikuti diskusi interaktif yang dipandu oleh tim mahasiswa KPM.
Ketua Kelompok KPM Mandiri 09 menyampaikan tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan tersebut dalam menciptakan generasi digital yang berkarakter. “Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan bekal kepada peserta didik agar tidak hanya terampil dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang baik dalam berinteraksi di ruang digital,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah dan masyarakat perlu membentuk karakter digital anak sejak usia sekolah dasar agar mereka mampu menghadapi perkembangan teknologi secara bijaksana serta terhindar dari dampak negatif media sosial.
Sementara itu, pihak MIN 9 Aceh Utara menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi mahasiswa KPM Mandiri. Pihak sekolah menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan anak-anak masa kini yang sudah akrab dengan gawai dan internet, sehingga memerlukan edukasi serta pendampingan etika yang tepat.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KPM Mandiri UIN SUNA Lhokseumawe dan keluarga besar MIN 9 Aceh Utara sebagai simbol jalinan kerja sama yang harmonis. Melalui sosialisasi ini, kedua pihak berharap para siswa tumbuh menjadi generasi digital yang cerdas, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berkarya secara bertanggung jawab. []




















