INFOACEHUTARA.com — Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara berhasil mengumpulkan 36 kantong darah dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Aksi kemanusiaan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan para santri tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon, pada Kamis (22/10/2026) pagi.
Kepala UDD PMI Aceh Utara, dr. Riska Nadia Amris, mengatakan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi pada acara tersebut. Dari total 45 orang yang mendaftar, petugas medis berhasil menghimpun 36 kantong darah. Terkait sisa peserta yang tidak lolos seleksi donor, ia memberikan penjelasan secara terperinci.
“Tim medis juga mencatat beberapa calon pendonor gagal mendonorkan darahnya karena faktor kesehatan, seperti kadar hemoglobin (Hb) rendah dan sedang mengonsumsi obat,” ujar dokter Nadia.
Menanggapi keberhasilan aksi tersebut, Ketua PMI Aceh Utara, H. Tantawi, S.I.P., M.A.P., yang turut hadir di sela-sela kegiatan, menyampaikan bahwa momentum HSN sangat tepat untuk menggalang kepedulian sosial. Ia menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran para santri untuk mendonorkan darah.
Sebelumnya, PMI rutin mengunjungi berbagai pesantren, tetapi program tersebut sempat terhenti akibat pandemi COVID-19 dan kini digalakkan kembali.
Lebih lanjut, Tantawi menjelaskan bahwa donor darah merupakan bentuk pengorbanan modern para santri. Jika dahulu santri berjuang mempertahankan kemerdekaan, kini mereka mewujudkan semangat “jihad” melalui aksi menyumbangkan darah demi menyelamatkan nyawa sesama.
Menurutnya, langkah ini sekaligus membantu PMI dan rumah sakit daerah dalam memenuhi ketersediaan stok darah nasional.
Ia menegaskan bahwa kegiatan donor darah mempererat silaturahmi antara santri, pengasuh pesantren, alumni, dan masyarakat umum tanpa memandang latar belakang suku maupun agama.
“Aksi ini secara langsung mengukuhkan citra santri yang tidak hanya fokus mendalami ilmu agama, tetapi juga peduli terhadap kesehatan masyarakat. Disamping dampak membantu orang lain juga menyehatkan pendonor sendiri,” ungkap Tantawi.
Sementara itu, salah seorang peserta donor darah, Wahyu, merespons positif kegiatan kemanusiaan ini. Ia berharap panitia atau pihak terkait dapat menyosialisasikan acara serupa secara lebih masif pada masa mendatang.
“Dengan demikian, masyarakat yang ingin mendonorkan darah dapat memantau jadwal dan lokasi kegiatan secara berkala,” kata Wahyu.
Sebagai pelengkap rangkaian peringatan HSN 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara turut menggelar bakti sosial lainnya. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, membagikan sejumlah hadiah kepada para santri.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyelenggarakan khitanan massal dengan menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), PMI, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. []




















