INFOACEHUTARA.com — Mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Kelompok 07 UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe melatih keterampilan public speaking bagi sekitar 100 anak di Desa Baroh Kuta Batee, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini berlangsung sebagai langkah strategis mahasiswa untuk meningkatkan literasi komunikasi, membangun rasa percaya diri, dan membentuk karakter generasi muda sejak dini di kawasan pedesaan.
Ketua Kelompok KPM 07, Amiruddin, menegaskan bahwa timnya merancang program tersebut guna menghadirkan ruang belajar yang inklusif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak di lokasi pengabdian.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan wadah bagi anak-anak Desa Baroh Kuta Batee untuk berani bersuara. Keterampilan berbicara di depan umum bukan hanya soal berpidato, melainkan juga cara menyampaikan ide, membentuk pola pikir terstruktur, dan memupuk rasa percaya diri mereka sejak awal,” ujar Amiruddin.
Selanjutnya, dalam proses pelaksanaan di lapangan, para mahasiswa memberikan materi dasar komunikasi melalui metode pembelajaran yang aktif dan partisipatif. Salah satu pengajar program, Hasanul Afkar, menjelaskan bahwa tim pengajar menyampaikan teknik-teknik mendasar berbicara di depan umum secara bertahap agar peserta mudah memahaminya.
“Kami mengajarkan teknik dasar, seperti menyusun kerangka pidato yang sistematis, mengatur intonasi dan artikulasi, hingga mengolah bahasa tubuh yang tepat. Prosesnya dilakukan secara bertahap, mulai dari pemberian contoh, pendampingan penyusunan naskah pidato sederhana sesuai dengan tema pilihan mereka, hingga peserta mampu tampil secara mandiri di depan teman-temannya,” jelas Hasanul.
Di sisi lain, para peserta menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi sepanjang kegiatan edukatif ini berlangsung. Anak-anak desa tersebut mulai memberanikan diri menyampaikan cita-cita, pandangan mengenai pentingnya pendidikan, serta rasa cinta terhadap desa mereka melalui pidato singkat yang disajikan dengan penuh percaya diri.
Keberhasilan pelatihan ini turut dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu peserta pelatihan, Nia Audhina Ramadhani, mengungkapkan rasa gembiranya setelah berhasil tampil secara mandiri di hadapan audiens.
“Awalnya saya takut dan gugup jika berbicara di depan orang banyak. Namun, setelah diajari oleh Abang dan Kakak mahasiswa, saya jadi berani maju untuk menceritakan cita-cita saya di depan teman-teman,” ungkap Nia.
Sejalan dengan antusiasme peserta, pemerintah gampong setempat memberikan apresiasi positif terhadap inisiatif mahasiswa. Geuchik Desa Baroh Kuta Batee, T. Azwir Thalsyah, S.Kom., menilai kehadiran mahasiswa KPM memberikan dampak konkret bagi perkembangan mental dan keberanian anak-anak di desanya.
“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan dari mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk melatih mental dan keberanian anak-anak kami. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tutur geuchik.
Sebagai informasi, program pelatihan ini merupakan bagian integral dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya manusia.
Melalui program ini, mahasiswa KPM Kelompok 07 berharap keterampilan komunikasi yang telah terasah dapat terus berkembang dan menjadi fondasi kokoh untuk melahirkan generasi muda yang percaya diri, kreatif, berani menyampaikan pendapat secara santun, serta memiliki jiwa kepemimpinan di masa depan. []





















