INFOACEHUTARA.com — Warga Gampong Rawa Itek, Aceh Utara menemukan sesosok mayat pria di sebuah bangunan bekas toko pada Sabtu (11/4/2026). Saksi menemukan jenazah tersebut sekitar pukul 14.30 WIB setelah mencium aroma tidak sedap di lokasi kejadian.
Kapolres Aceh Utara melalui Kasi Humas AKP Bambang mengonfirmasi identitas korban adalah T. Saiful Zainuddin (42). Pria yang bekerja sebagai petani tersebut tercatat sebagai warga Gampong Matang Santot, Kecamatan Tanah Jambo Aye.
AKP Bambang menjelaskan kronologi penemuan jasad, saksi Musliadi (40) awalnya mencium bau busuk saat melintas di area pertokoan tersebut. Ia segera menghubungi pihak kepolisian untuk memeriksa sumber bau yang menyengat itu.
“Mayat pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Musliadi (40), warga Gampong Samakurok, Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang saat itu melintas di lokasi dan mencium bau tidak sedap yang diduga berasal dari mayat,” ujar AKP Bambang.
Petugas Polsek bersama tenaga medis Puskesmas Cempedak segera mengevakuasi jenazah korban ke rumah duka. Pihak keluarga langsung membawa korban ke Gampong Matang Santot untuk proses pemakaman.
Keluarga menjelaskan bahwa korban tinggal sendiri di kawasan Panton Labu setelah bercerai dengan istrinya. Korban menderita penyakit kanker tiroid stadium tinggi selama bertahun-tahun sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Menurut keterangan orang tua korban, almarhum sebelumnya sempat direncanakan menjalani operasi, namun korban melarikan diri dari rumah sakit karena takut menjalani tindakan medis tersebut,” jelas AKP Bambang.
Selanjutnya, keluarga mengaku terakhir kali melihat korban sekitar empat hari sebelum penemuan mayat tersebut. Korban bahkan sempat mengunjungi rumah orang tuanya saat perayaan Idulfitri yang lalu.
Penolakan Autopsi Jenazah
Polisi memastikan korban sering mengeluhkan rasa sakit akibat tumor kanker di bagian lehernya. Warga sekitar juga mengetahui kondisi kesehatan korban yang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban memang memiliki riwayat tumor kanker di bagian leher dan sering mengeluh sakit. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan,” tutup AKP Bambang. []





















