Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh

Obati Ternak Idap PMK Di Aceh Jaya, PDIP Aceh Laksanakan Bakti Sosial

Redaksi by Redaksi
9 Juni 2022
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Obati Ternak Idap PMK Di Aceh Jaya,  PDIP Aceh Laksanakan Bakti Sosial

Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

Calang – DPD PDI Perjuangan Aceh mengadakan bakti sosial pengobatan ternak yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Calang, Aceh Jaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juni 2022.

Konten Terkait

[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan

Peusijuek: Tradisi Kecil, Makna Besar dalam Pusaran Modernitas Aceh

Senator Azhari Cage Bantu Pemulangan Warga Aceh Korban Kecelakaan Kerja di Bali

Ketua DPD PDIP Aceh, Muslahuddin Daud kepada acehinfo.id mengatakan bahwa PMK sekarang sudah sudah menjadi wabah nasional yang menjadi persoalan kronis bagi peternak terlebih menghadapi Hari Raya Kurban (Idul Adha) mendatang. Pada Hari Raya Kurban dibutuhkan hewan kurban dalam jumlah besar oleh masyarakat.

“Kegiatan ini berawal dari diskusi ringan dengan T Reza Fahlevi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, yang menyebutkan bahwa ditemukan banyak kasus PMK di kabupaten tersebut. Perihal ini langsung kami sambut bersama pengurus DPD PDIP Aceh dengan melaksanakan bakti sosial dan pelatihan pembuatan eco enzym,” kata Muslahuddin.

Lebih lanjut, Muslahuddin mengatakan bahwa usulan kegiatan ini juga disambut oleh ketua DPC PDIP Aceh Jaya, Junaidi yang akrab disapa Yah Gam yang kemudian mengorganisir masyarakat di kemukiman Lageun, Kecamatan Setia Bakti.

“Sebelum pengobatan PMK, PDIP terlebih dahulu melakukan pelatihan tentang bagaimana membuat eco enzym. Eco enzym ini merupakan fermentasi kulit buah-buahan selama 3 bulan dgn komposisi satu bagian gula, tiga bagian bahan kulit buah dan 10 bagian air. Formula ini pertama ditemukan oleh DR Rosukon Pommvankong dari Thailand yang meneliti sejak tahun 1980,” ujar Muslahuddin.

Selanjutnya Muslahuddin membeberkan bahwa eco enzym sekarang sangat populer seluruh dunia dengan manfaat yang sangat banyak untuk kebutuhan sehari-hari, untuk pertanian, air, udara dan tanah serta kesehatan. Testimoni khasiat eco enzym sangat banyak ditemui dalam berbagai media, termasuk yang terbaru tentang kesembuhan PMK ini. Berdasarkan testimoni ini, kemudian PDIP berinisiatif melakukan aksi di lapangan dan berusaha menjadi bagian dari solusi dari permasalahan PMK di tanah air.

“Peserta yang dilatih berasal dari beberapa gampong (desa) di kemukiman Lageun, peserta sangat antusias dengan pelatihan ini karena sangat mudah dilakukan dalam skala rumah tangga maupun skala besar sehingga diskusi dalam pelatihan menjadi semakin berkembang,” ujarnya lagi.

ADVERTISEMENT

Setelah pelatihan dalam ruangan, ketua DPD PDIP Aceh itu melakukan praktek pembuatan eco enzym di luar ruangan yang didampingi ketua Baguna Aceh, Fadhli Abdullah, ketua DPD Repdem Aceh, Nazaruddin dan Hasriadi sekretaris DPD Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia.

Usai pelatihan, peserta menuju lokasi ternak yang terjangkit PMK bersama peternak yang menangani langsung hari setiap hari. Pola pengobatannya eco enzym diolesi pada bagian yang luka, kemudian dicampurkan pada air minum dan dimandikan dengan perbandingan 1: 1000.

Muntazar, seorang peternak yang mengalami langsung kasus PMK dimana ternaknya sebanyak 25 ekor terjangkit bergegas meninggalkan lokasi praktek.

“Saya mau langsung pulang, mau saya aplikasikan langsung pada sapi saya, karena eco enzym siap pakai yang dibawa ketua DPD sebanyak 30 liter,” ungkapnya.

Tags: PMK

KontenTerkait

[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan
Aceh

[Opini] Super Garuda Shield dan Ironi Aceh: Ketika Perisai Terdepan Justru Terlupakan

7 Juli 2025
Komunikasi Penyiaran Islam Universitas Serambi Mekkah
Aceh

Peusijuek: Tradisi Kecil, Makna Besar dalam Pusaran Modernitas Aceh

6 Juli 2025
Senator asal Aceh, Azhari Cage
Aceh

Senator Azhari Cage Bantu Pemulangan Warga Aceh Korban Kecelakaan Kerja di Bali

4 Juli 2025
Tungang Iskandar, M.Sn
Aceh

Tungang Iskandar, Seniman Aceh di Balik Logo UIN Sultanah Nahrasiyah

14 Juni 2025
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Malikussaleh (Unimal), Masriadi Sambo
Aceh

Gubernur Mualem Perlu Tunjuk Jubir Khusus Pemerintah Aceh

12 Mei 2025
MUNA Kota Banda Aceh Gelar Diskusi Publik: Mengawal Kekhususan dan Keistimewaan Aceh dalam UUPA
Aceh

MUNA Kota Banda Aceh Gelar Diskusi Publik: Mengawal Kekhususan dan Keistimewaan Aceh dalam UUPA

2 Mei 2025
Next Post
Kapolres Aceh Utara Pimpin Upacara Sertijab, Sejumlah Kapolsek Pindah Wilayah Tugas

Kapolres Aceh Utara Pimpin Upacara Sertijab, Sejumlah Kapolsek Pindah Wilayah Tugas

AJI Lhokseumawe Gelar Training Literasi Digital Untuk Akademisi dan Jurnalis, Ini Tujuannya

AJI Lhokseumawe Gelar Training Literasi Digital Untuk Akademisi dan Jurnalis, Ini Tujuannya

Konten Rekomendasi

Buku "ACEH: Bangkit daripada Luka" sukses menjadi salah satu buku best seller dalam ajang PBAKL 2026 di WTC Kuala Lumpur, Malaysia

Buku “ACEH: Bangkit daripada Luka” Jadi Best Seller di PBAKL Malaysia

8 Juni 2026
CEO Galeri Ilmu Media Group, Tuan Haji Yusri bin Mohd Yusof (baju hitam), berbincang dengan Sekjen CISAH, Mawardi Ismail al-Asyi, mengenai tingginya minat baca generasi muda Malaysia di tengah gempuran era digital pada hari terakhir PBAKL 2026 di Kuala Lumpur

CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

10 Juni 2026
Anggota DPRK Aceh Utara dari PNA, Mudirsyah Robert, meninjau hasil normalisasi saluran sekunder irigasi sepanjang 2,5 kilometer di Kecamatan Tanah Luas

Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

9 Juni 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Anggota DPRK Aceh Utara dari PNA, Mudirsyah Robert, meninjau hasil normalisasi saluran sekunder irigasi sepanjang 2,5 kilometer di Kecamatan Tanah Luas

    Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengusaha Asal Pidie Bangun Masjid di Aceh Utara, Diberi Nama Nuur Ar Radhiyyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Milad ke-57 Sekaligus Haul ke-616 Sang Ratu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sah, Bumi Persada Gabungkan Tiga Kampus di Lhokseumawe Menjadi UNBP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In