Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Aceh Utara

Gotong Royong Warga Blang Pante dan PHE NSO “Berdamai” dengan Gajah

Redaksi by Redaksi
12 April 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PHE NSO Aceh Utara

Khanduri dan Peusijuek Tim Unit Pengelola Gampong Lanskap Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, 19 Februari 2025. Foto: Dok. PHE NSO

Share on FacebookShare on Twitter

Lhoksukon | Infoacehutara.com — Masyarakat Aceh dan Gajah memiliki sejarah panjang yang agung. Gajah menjadi bagian tak terpisahkan dari Kerajaan dan Kesultanan di Aceh pada masanya, menjadi tunggangan Raja/Sultan hingga armada perang. Saat terjadi tsunami tahun 2004, Gajah membantu evakuasi korban karena keterbatasan akses alat berat.

Konten Terkait

Bupati dan Wabup Aceh Utara Serahkan Sapi Kurban di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon

Sumur Bor di Aceh Utara Tiba-Tiba Semburkan Api Setinggi 75 Meter, Warga Geger!

Masjid Baitul A’la Senilai Rp3,5 Miliar Mulai Dibangun di Cot Girek Aceh Utara

Penghormatan masyarakat Aceh pada Gajah, ditunjukkan dengan menyebutnya sebagai Teungku Rayeuk dan Po Meurah. Teungku Rayeuk biasanya merujuk kepada sosok yang dihormati sebagai ulama besar atau tokoh agama yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat Aceh. Kata “Teungku” sendiri sering digunakan untuk menyebut orang yang memiliki pengetahuan agama Islam yang tinggi.

Sementara Po Meurah sering kali dikaitkan dengan sosok yang memiliki status tinggi, baik secara sosial maupun simbolis. Dalam beberapa legenda Aceh, Po Meurah bisa berarti seorang bangsawan, tokoh legenda, atau bahkan simbol kekuatan alam. Namun, hubungan yang harmonis ini perlahan pupus seiring meningkatnya jumlah penduduk dan pembukaan lahan untuk perkebunan. Konflik gajah-manusia tak terelakkan dan semakin meningkat.

Pertamina Hulu Energi (PHE NSO) yang merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1 bersinergi erat dengan pemerintah Kabupaten Aceh Utara dengan menyelaraskan program keanekaragaman hayati dan program pemberdayaan masyarakat (PPM) melalui peta jalan penyelesaian konflik gajah manusia Pemkab.

Bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan Hak Asasi Manusia (LPLHa), PHE NSO bergotong royong dengan warga Desa Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong untuk “berdamai” dengan Teungku Rayeuk.

Desa Blang Pante merupakan salah satu dari lima desa yang dilalui jalur gajah pada lanskap Cot Girek. Selama beberapa tahun belakangan, warga Desa Blang Pante memang kerap cemas karena gajah-gajah sering masuk ke lahan. Selama ini mereka menghalau dengan bunyi-bunyian nyaring seraya berkata, “Teungku Rayeuk, kami izin” dan gajah pun pindah perlahan.

Untuk mengatasi konflik Gajah-Manusia secara berkelanjutan, PHE NSO lewat program Unit Pengelola Gampong membentuk kelompok. Sebanyak 10 orang laki-laki akan dilatih oleh BKSDA Aceh untuk menghalau gajah dari kebun dengan cara-cara aman yang direkomendasikan. Misalnya saja dengan bunyi petasan dan membuat pagar tanaman yang tidak disukai gajah.

ADVERTISEMENT

Launching program ini dilakukan pada 19 Februari 2025 dengan tradisi Khanduri dan Peusijuek. Khanduri untuk mengucap syukur bahwa berbagai pihak dapat berkolaborasi, sedangkan peusijuk untuk mendoakan masing-masing orang dalam kelompok agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

Tradisi peusijuek selalu dilakukan warga Aceh untuk memulai sesuatu. Para anggota UPG duduk, dibacakan doa Islami dan diperciki daun-daunan tertentu dan air ketan.

Manager Field PHE NSO Heri Prayogo mengungkapkan, program ini selaras dengan program Kehati (Keanekaragaman Hayati) Pertamina. Yakni, salah satu pilar komitmen kontribusi kami kepada masyarakat, yaitu pilar lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk mendukung keberlangsungan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasi,” ungkap Heri dalam rilisnya, Sabtu (12/4/2025).

Dalam acara peluncuran program yang dihadiri Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KLHK, Kepala BKSDA Aceh, dan Asisten I Setdakab Aceh Utara juga disampaikan masing-masing komitmen instansi untuk menjaga bersama Gajah dan masyarakat. Pemda Aceh, bahkan berharap ke depan ada pengembangan ke arah wisata seperti di Tangkahan, Langkat, Sumatera Utara.

“Terima kasih sudah mendengar keluh kesah kami dan memfasilitasi, mengumpulkan banyak pihak untuk mengatasi masalah ini. Semoga Po Meurah menjauh dari kebun, kita hidup berdampingan tanpa saling ganggu,” pungkas Kepala Desa Blang Pante, Marzuki. []

Editor : Redaksi
Sumber : Ril
Tags: aceh utaraBKSDA AcehGajahPHE NSO

KontenTerkait

Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil didampingi Wabup Tarmizi Panyang menyerahkan sapi kurban kepada BKM Masjid Agung Baiturrahim, Lhoksukon
Aceh Utara

Bupati dan Wabup Aceh Utara Serahkan Sapi Kurban di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon

27 Mei 2026
Lokasi pengeboran sumur air di Gampong Blang Rubek, Lhoksukon, Aceh Utara, yang tiba-tiba menyemburkan gas, lumpur, dan kobaran api setinggi puluhan meter, Jumat (22/5/2026) dini hari
Aceh Utara

Sumur Bor di Aceh Utara Tiba-Tiba Semburkan Api Setinggi 75 Meter, Warga Geger!

22 Mei 2026
Pimpinan Dayah Darul Muttaqin Lapang, H. Muzakir (Waled Lapang), meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Baitul A'la di Gampong Trieng, Cot Girek, Aceh Utara
Aceh Utara

Masjid Baitul A’la Senilai Rp3,5 Miliar Mulai Dibangun di Cot Girek Aceh Utara

21 Mei 2026
Aksi enam mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Unimal saat memandu kegiatan literasi di SDN 15 Baktiya, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.
Aceh Utara

Mahasiswa Unimal Temukan Bakat Literasi Tersembunyi Siswa SD di Pelosok Aceh Utara

20 Mei 2026
Sinergi mahasiswa LIMA bersama pelajar PMR dan Pramuka SMAN 1 Matangkuli saat menanam bibit pohon di bantaran sungai Gampong Parang Sikureung, Aceh Utara
Aceh Utara

Mahasiswa dan Pelajar Hijaukan Bantaran Sungai Matangkuli Melalui Aksi Revegetasi

7 Mei 2026
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama CBM Global dan YAKKUM Emergency Unit (YEU) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Gampong Glumpang Samlakoe, Kecamatan Baktiya
Aceh Utara

Pemkab Aceh Utara Bersama CBM Global dan YEU Salurkan Bantuan Inklusif untuk Korban Banjir

5 Mei 2026
Next Post
Pemkab Aceh Utara Peusijuek Kapolres Lhokseumawe yang Baru

Pemkab Aceh Utara Peusijuek Kapolres Lhokseumawe yang Baru

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Utara Tahun Anggaran 2024

DPRK Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPJ Aceh Utara Tahun 2024

Konten Rekomendasi

Pimpinan Dayah Darul Muttaqin Lapang, H. Muzakir (Waled Lapang), meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Baitul A'la di Gampong Trieng, Cot Girek, Aceh Utara

Masjid Baitul A’la Senilai Rp3,5 Miliar Mulai Dibangun di Cot Girek Aceh Utara

21 Mei 2026
Lokasi pengeboran sumur air di Gampong Blang Rubek, Lhoksukon, Aceh Utara, yang tiba-tiba menyemburkan gas, lumpur, dan kobaran api setinggi puluhan meter, Jumat (22/5/2026) dini hari

Sumur Bor di Aceh Utara Tiba-Tiba Semburkan Api Setinggi 75 Meter, Warga Geger!

22 Mei 2026
Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil didampingi Wabup Tarmizi Panyang menyerahkan sapi kurban kepada BKM Masjid Agung Baiturrahim, Lhoksukon

Bupati dan Wabup Aceh Utara Serahkan Sapi Kurban di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon

27 Mei 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Lokasi pengeboran sumur air di Gampong Blang Rubek, Lhoksukon, Aceh Utara, yang tiba-tiba menyemburkan gas, lumpur, dan kobaran api setinggi puluhan meter, Jumat (22/5/2026) dini hari

    Sumur Bor di Aceh Utara Tiba-Tiba Semburkan Api Setinggi 75 Meter, Warga Geger!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Baitul A’la Senilai Rp3,5 Miliar Mulai Dibangun di Cot Girek Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengusaha Asal Pidie Bangun Masjid di Aceh Utara, Diberi Nama Nuur Ar Radhiyyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Haru Kedekatan Anak-anak Desa Cot Ara dengan Mahasiswa KPM UIN SUNA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Aceh Utara Bersama CBM Global dan YEU Salurkan Bantuan Inklusif untuk Korban Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In