Info Aceh Utara
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
Kirim
Langganan
Info Aceh Utara
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi
No Result
View All Result
Info Aceh Utara
No Result
View All Result
  • News
  • Aceh
  • Aceh Utara
  • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
Home Daerah Lhokseumawe

YSAP dan Indika Foundation Gelar Peace Camp di Lhokseumawe, Dorong Aksi Nyata untuk Perdamaian

Redaksi by Redaksi
16 Oktober 2025
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Peserta Peace Camp 2025 saat mengunjungi Rumoh Baca Hasan Savvas di Lhokseumawe dalam rangkaian kegiatan Gerak Dampak Academy pada 10–12 Oktober 2025.

Peserta Peace Camp 2025 saat mengunjungi Rumoh Baca Hasan Savvas di Lhokseumawe dalam rangkaian kegiatan Gerak Dampak Academy pada 10–12 Oktober 2025. 📷: Dok. YSAP

Share on FacebookShare on Twitter

Lhokseumawe | Infoacehutara.com — Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) Foundation bekerja sama dengan Indika Foundation sukses menyelenggarakan kegiatan Gerak Dampak Academy – Intensive Course atau yang disebut Peace Camp pada 10–12 Oktober 2025. Bertempat di Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe, Aceh, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepemimpinan yang berempati dan mendorong aksi nyata untuk perdamaian.

Konten Terkait

CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

Buku “ACEH: Bangkit daripada Luka” Jadi Best Seller di PBAKL Malaysia

Selama tiga hari dua malam, sebanyak 25 peserta dari beragam latar belakang, termasuk siswa SMA/SMK, mahasiswa, perwakilan komunitas Rohingya, serta rekan-rekan pengajar bahasa Inggris dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang berasal dari Amerika Serikat, berkumpul untuk belajar, berdialog, dan berkolaborasi dalam semangat perdamaian. Kegiatan ini merupakan fase lanjutan dari Mini Bootcamp Gerak Dampak Academy yang telah dilaksanakan pada September 2025 lalu.

Dengan mengusung konsep camping experience, peserta diajak untuk mengenali diri (Lead Self), memimpin perubahan (Lead Change), dan membangun empati lintas identitas (Lead Others). YSAP Foundation turut menghadirkan sesi adaptasi khusus dengan narasumber dari UNHCR Indonesia dan LSM Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA) Aceh untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai isu pengungsi dan migrasi global serta krisis iklim yang mengakibatkan perpindahan penduduk.

Direktur Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe, Zubir, menyambut baik dan mengutus empat siswanya dari cabang Lhokseumawe, Bireuen, dan Pidie untuk berpartisipasi aktif. Beberapa guru Sukma Bangsa juga terlibat langsung sebagai panitia pendamping.

“Alhamdulillah programnya berdampak, sebagaimana nama programnya Gerak Dampak. Terima kasih juga telah berkenan melibatkan sekolah sukma dalam kegiatan baik ini,” ujar Zubir.

Selain sesi reflektif dan diskusi, peserta juga mengekspresikan ide dan perasaan mereka melalui seni, tulisan, dan aktivitas creative expression. Malam hari diisi dengan refleksi bersama di sekitar api unggun yang memperkuat ikatan antar peserta sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya aksi nyata bagi perdamaian.

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan agenda field visit di Lhokseumawe. Kunjungan pertama dilakukan ke Rumoh Baca Hasan Savvas untuk belajar bagaimana komunitas literasi dapat menjawab persoalan sosial melalui gerakan membaca. Founder Rumoh Baca, Zainah Hasan, menyambut hangat dan berbagi cerita tentang perjalanan komunitasnya.

ADVERTISEMENT

Kunjungan kedua adalah ke shelter penampungan pengungsi Rohingya. Di lokasi ini, peserta berinteraksi langsung dengan para pengungsi melalui kegiatan futsal, mewarnai, dan membuat henna bersama, yang menjadi pengalaman berharga dalam membuka ruang empati dan pemahaman lintas budaya.

Di penghujung kegiatan, setiap kelompok peserta mempresentasikan rencana aksi komunitas yang akan mereka implementasikan di daerah masing-masing sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap perdamaian dan keadilan sosial.

Agustia Rahmi, Founder & Executive Director YSAP Foundation, menyampaikan harapannya. “Melalui Gerak Dampak Academy, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa perdamaian bukan hanya tentang menghentikan konflik, tetapi juga membangun kepemimpinan yang berempati, kolaboratif, dan inklusif,” tuturnya.

Kegiatan Peace Camp ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk jejaring pemuda agen perdamaian di Aceh yang mampu berkolaborasi lintas identitas dan memperjuangkan kesetaraan akses bagi semua. []

Editor : Emre
Sumber : Ril
Tags: Gerak Dampak AcademyIndika FoundationLhokseumawePeace CampPerdamaianSukma BangsaYSAP Foundation

KontenTerkait

CEO Galeri Ilmu Media Group, Tuan Haji Yusri bin Mohd Yusof (baju hitam), berbincang dengan Sekjen CISAH, Mawardi Ismail al-Asyi, mengenai tingginya minat baca generasi muda Malaysia di tengah gempuran era digital pada hari terakhir PBAKL 2026 di Kuala Lumpur
Internasional

CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

10 Juni 2026
Anggota DPRK Aceh Utara dari PNA, Mudirsyah Robert, meninjau hasil normalisasi saluran sekunder irigasi sepanjang 2,5 kilometer di Kecamatan Tanah Luas
Aceh Utara

Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

9 Juni 2026
Buku "ACEH: Bangkit daripada Luka" sukses menjadi salah satu buku best seller dalam ajang PBAKL 2026 di WTC Kuala Lumpur, Malaysia
News

Buku “ACEH: Bangkit daripada Luka” Jadi Best Seller di PBAKL Malaysia

8 Juni 2026
Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe resmi meluncurkan rangkaian kegiatan Milad ke-57 yang dirangkai dengan peringatan Haul ke-616 Sultanah Nahrasiyah di Gedung Serbaguna kampus setempat
Lhokseumawe

UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Milad ke-57 Sekaligus Haul ke-616 Sang Ratu

5 Juni 2026
Jajaran KPA Wilayah Pasee, ulama, dan tokoh masyarakat menghadiri peringatan Haul ke-721 Sultan Al-Malik Azh-Zhahir
Aceh Utara

KPA Wilayah Pasee Edukasi Generasi Muda Lewat Haul ke-721 Sultan Al-Malik Azh-Zhahir

3 Juni 2026
Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil didampingi Wabup Tarmizi Panyang menyerahkan sapi kurban kepada BKM Masjid Agung Baiturrahim, Lhoksukon
Aceh Utara

Bupati dan Wabup Aceh Utara Serahkan Sapi Kurban di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon

27 Mei 2026
Next Post
Siswa MIN 27 Aceh Utara antusias mengikuti kunjungan edukatif ke Museum Islam Samudra Pasai, Kamis (16/10/2025)

Siswa MIN 27 Aceh Utara Belajar Sejarah di Museum Islam Samudra Pasai

Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil (Ayahwa), saat mendampingi Anggota DPR RI, Ruslan M Daud (HRD) dan Kepala BWS Sumatera I meninjau progres pembangunan Bendung DI Krueng Pase, Senin (6/10/2025).

Rehabilitasi Hampir Rampung, Bendung Krueng Pase Diusulkan Jadi Destinasi Wisata Islami

Konten Rekomendasi

CEO Galeri Ilmu Media Group, Tuan Haji Yusri bin Mohd Yusof (baju hitam), berbincang dengan Sekjen CISAH, Mawardi Ismail al-Asyi, mengenai tingginya minat baca generasi muda Malaysia di tengah gempuran era digital pada hari terakhir PBAKL 2026 di Kuala Lumpur

CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

10 Juni 2026
Buku "ACEH: Bangkit daripada Luka" sukses menjadi salah satu buku best seller dalam ajang PBAKL 2026 di WTC Kuala Lumpur, Malaysia

Buku “ACEH: Bangkit daripada Luka” Jadi Best Seller di PBAKL Malaysia

8 Juni 2026
Anggota DPRK Aceh Utara dari PNA, Mudirsyah Robert, meninjau hasil normalisasi saluran sekunder irigasi sepanjang 2,5 kilometer di Kecamatan Tanah Luas

Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

9 Juni 2026
Dinas Sosial PPPA Aceh Utara

Trending

  • Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nuur Ar Radhiyyah di Gampong Alue Keujruen, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (22/12/2024). Foto: IST.

    Pengusaha Asal Pidie Bangun Masjid di Aceh Utara, Diberi Nama Nuur Ar Radhiyyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudirsyah Robert Tuntaskan Masalah Pengairan Sawah di Tanah Luas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CEO Galeri Ilmu Sebut Anak Muda Malaysia Rela Rogoh Kocek Borong Buku di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Milad ke-57 Sekaligus Haul ke-616 Sang Ratu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sah, Bumi Persada Gabungkan Tiga Kampus di Lhokseumawe Menjadi UNBP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Facebook Twitter Instagram TikTok

Media Info Aceh Utara menyajikan berita dan informasi sebagai sarana literasi digital di Aceh Utara secara khusus dan Aceh pada umumnya.

Redaksi dan Manajemen

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2023 PT Pasai Info Media

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Peristiwa
  • Daerah
    • Aceh
    • Aceh Utara
    • Lhokseumawe
  • Nasional
  • Ekonomi
    • UMKM
  • Opini
    • Kopi Aceh
  • Politik
  • More
    • Gaya Hidup
    • Olahraga
    • Pariwisata
      • Kuliner
    • Pendidikan
    • Sastra
    • Teknologi

© 2023 PT Pasai Info Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In